Diduga Proyek Drainase Ini Dikerjakan Asal Jadi, Dipertanyakan Warga

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Diduga Proyek Drainase Ini Dikerjakan Asal Jadi, Dipertanyakan Warga

Jumat, 21 Desember 2018

INVESTIGASINEWS.CO
PALI-SUMSEL. Pembangunan infrastruktur dan Fasilitas Umum yang gencar dilakukan Pemerintah Kabupaten PALI, yang dikerjakan oleh pihak rekanan (kontraktor), diduga tidak sesuai spesifikasi tekhnik, juga disinyalir telah memanipulasi pekerjaan, sehingga  terkesan dikerjakan asal jadi, dengan cara mengurangi kwalitas guna mencari keuntungan lebih besar.

Seperti salah satu contoh proyek pembangunan dan rehabilitasi saluran drainase atau saluran pembuang di Kelurahan Talang Ubi Timur Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ini. Pelaksana, CV. PRASEDA, pagu anggaran Rp.987.155.000, sumber dana APBD Kabupaten PALI TA 2018, terkesan dikerjakan asal jadi dan tidak pernah ada pengawasan dari pihak terkait dalam hal ini pihak Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten PALI.

Hal itu terungkap, seperti disampaikan seorang warga masyarakat di sekitar lokasi pembangunan saluran drainase tersebut, sebut saja Ujang (nama disamarkan-red), ia mengatakan bahwa selama ini ia tidak pernah melihat ada pengawasan dalam pelaksaan proyek tersebut.

“Saya tidak pernah melihat pihak dinas terkait mengawasi pekerjaan ini, saya setiap hari disini lho. Bagaimana mau bagus mutu pekerjaan tanpa pengawasan. Jadi wajar saja mereka bekerja seperti itu”, ujarnya kepada awak media pada Selasa pagi 18/12/2018.

Hal tersebut langsung INVESTIGASINEWS.CO konfirmasi Kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Ir.Etty Murniaty.

Etty mengatakan, "Terima kasih informasinya dan coba konfirmasikan hal tersebut dengan PPTK atau KPA-nya" via whats apps miliknya.

Keesokan harinya, Tim INVESTIGASINEWS.CO mendatangi Kantor Dinas PU, guna mengkonfirmasi hal tersebut secara langsung kepada PPTK sesuai arahan Kepala Dinas, namun sayang tak ada satupun yang dapat dikonfirmasi.

Salah satu Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang namanya enggan disebutkan saat ditanya dimana keberadaan PPTK dan KPA, mengatakan, "Ibu S sedang ada di acara, mau menyambut Pak Gubernur. Begitu juga yang lain, ibu R juga tidak ada", ujarnya sambil berlari kecil meninggalkan beberapa awak media tersebut.

Menjumpai hal demikian, awak media mencoba untuk konfirmasi kembali kepada Kepala Dinas PU PALI. Ir. Etty Murniaty, beliau langsung respon dan menjawab, "Terimaksih, akan ibu peringatkan PPTK-nya", ujarnya.***mh