Geram Melihat Jalan Rusak Akibat Truk Proyek Tol Lalu-Lalang, Warga Pasang Plang Peringatan

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Geram Melihat Jalan Rusak Akibat Truk Proyek Tol Lalu-Lalang, Warga Pasang Plang Peringatan

MEDIA DETIL 1
Selasa, 20 November 2018

INVESTIGASINEWS.CO
SIAK. Warga yang bermukim di sepanjang jalan menuju ke lokasi pengerjaan proyek jalan tol Pekanbaru-Dumai, tepatnya di seputaran RT 03/ RW 08 Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau (Di Depan Masjid Al-Hijrah Sp.Perawang-red) mengeluhkan kondisi jalan yang kini rusak parah menuju kerumah-rumah mereka, akibat imbas proyek.

Akibatnya, warga pun berang dan menempelkan plang di tiang rambu-rambu jalan yang bertuliskan, 'BAGI PERUSAHAAN YANG MELEWATI JALAN INI TOLONG DIPERHATIKAN DIPERBAIKI AKSES JALAN UNTUK WARGA'.

Dikatakan warga setempat Riko (35th), rusaknya jalan itu dikarenakan oleh aktivitas kendaraan proyek jalan tol Pekanbaru-Dumai milik PT HKI (Hutama Karya Infrastruktur-red) Seksi 2, beserta Sub Kontraktornya PT.PB (Petronesia Benimel-red)

Selain membuat kondisi jalan menuju rumah warga rusak. Salah seotang warga setempat itu, Riko (35th), kepada INVESTIGASINEWS.CO menyampaikan, bahwa jika cuaca sedang panas maka, polusi debu akibat aktivitas kendaraan proyek itu pun sangat menggangu pernafasan warga.

"Kalau Musim hujan gini mas, kondisi jalan jadi rusak. Jika musim panas berdebu. Bagi kami yang namanya proyek sudah pasti suara bising-nya juga menggangu. Tapi yang sangat penting, akses jalan warga tolonglah diperhatikan. Makanya kami pasang plang peringatan ini. Niat kami menegur pihak perusahan secara halus. Kalau tidak di tanggapi juga berarti mereka maunya kita main kasar lagi, mungkin itu," ujarnya Selasa 20/11/2018 di lokasi.

Dikatakannya lagi, pihaknya sebagai warga sekitar meminta, khususnya kepada pihak perusahaan PT. HKI Seksi 2, agar kiranya mau memperbaiki akses jalan tersebut yang sudah rusak akibat lalu lalang truk pengangkut tanah untuk proyek Tol Pekanbaru-Dumai itu. 

"Seharusnya pihak perusahaan memperhatikan warga juga. Jangan maunya cari untung saja. Jalan di pakai, tapi gak bertanggung jawab memperbaikinya. Ini kan namanya menyusahkan kami sebagai warga di sini yang setiap hari lewat di jalan ini. Jadi kita minta sama pihak perusahaan yang menggunakan jalan ini agar di bantu di perbaiki sebab kami susah kalau mau lewat pulang pergi kerumah kami," tutup Riko kepada INVESTIGASINEWS.CO, dengan nada kesal.***ih