Aliran Air Gorong-gorong Pembangunan Tol Pekanbaru-Dumai, Diduga Kurang Baik, Akibatkan Kebun Warga Terendam Banjir 

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Aliran Air Gorong-gorong Pembangunan Tol Pekanbaru-Dumai, Diduga Kurang Baik, Akibatkan Kebun Warga Terendam Banjir 

Selasa, 20 November 2018

INVESTIGASINEWS.CO
SIAK. Selasa 20/11/0218. Pembangunan akses Jalan Tol Pekanbaru-Dumai yang masih dalam masa pengerjaan saat ini, diketahui dikerjakan oleh salah satu prusahaan Plat Merah Bidang Infrastruktur yakni  PT.HKI (Hutama Karya Infrastruktur-red) Seksi 1. Disamping memberikan dampak positif, pembangunan Jalan Tol itu juga tampaknya memunculkan dampak negatif terhadap masyarakat sekitar.

Seperti yang terjadi di linhkungan seputaran pembangunan Tol Pekanbaru-Dumai di wilayah RT 02/RW 03 Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau. Menurut keterangan warga, sekitar gorong-gorong yang dibuat di jalan tol itu, tampaknya tidak maksimal hingga bibir dari Paritnya jebol. Akibatnya, air tidak mengalir ke-tempat yang semestinya, justru menggenangi lahan sawit milik warga.

Luapan air itu merendam kebun-kebun sawit milik warga yang ada di kiri kanan jalan. Keluhan ini disampaikan warga sekitar yang kebunnya terendam luapan air gorong-gorong  tersebut, ingga merendam sedikitnya 1 hektar kebun sawit milik warga itu.

Kepada INVESTIGASINEWS.CO, warga ini, Reki Afrianto, berharap agar secepatnya diperbaiki, sebab luapan air itu mengakibatkan tanaman sawit milik warga rusak bahkan terancam akan mati.

Reki Afrianto (31) Warga RT.02 RW.01 Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau meluapkan uneg-unegnya kepada INVESTIGASINEWS.CO.

"Orang HKI ini janjinya tak sesui dengan apa yang dibilangnya kemarin. Dia janji mau memperbaiki kebun kami kalau banjir, terus janji memperbaiki jalan warga yang rusak akibat dipakainya. Kami tunggu-tunggu buktinya, sampai sekarang tak ada buktinya. Hanya iya-iya aja. Entah apa alasannya sampai saat ini tidak diperbaiki. Tidak jelas orang perusahan ini," keluhnya, Selasa 20/11/2018.

Pantauan wrtawan INVESTIGASINEWS.CO di Lokasi, memang tampak jelas luapanir dari gorong-gorong pembangunan Tol itu merendam kebun sawit milik warga yang berada di dekat gorong-gorong itu. Diperkirakan mencapai ratusan batang sawit yang terendam banjir, bahkan tampak daun-daun sawit itu menguning dan mengering akibat terendam luapan air.

"Kebun sawit saya itu terendam kurang lebih 1 hektar, sekitar 110 pohon sawit. Akibatnya saya gak bisa kalau mau manen sawit sebab ladang saya tergenang air. Sawitnya pun daunnya sudah mulai menguning dan kering mau mati. Kita berharap orang PT HKI  ini memperbaiki saluran air gorong-gorong mereka itu. Supaya tidak banjir. Kalau sudah seperti ini kan menyusahkan masyarakat namanya ini. Masayarakat repot di buatnya, mereka kan punya alat berat memperbaikinya," tutup Reki Afrianto, kepada INVESTIGASINEWS.CO dengan nada kesal.***ih