Oknum Pegawai Cenderung Berburuk Sangka, Akibatkan Banyak Masyarakat Tidak Miliki KTP

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM


Oknum Pegawai Cenderung Berburuk Sangka, Akibatkan Banyak Masyarakat Tidak Miliki KTP

Rabu, 11 April 2018

INVESTIGASINEWS.CO
PALI-SUMSEL. Di Kabupayen PALI, Sumsel ternyata banyak masyarakat yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Usut punya usut, ternyata hal ini dikarenakan pihak Disdukcapil PALI, diduga tidak memperkenan warganya sendiri yang mengurus KTP. Melainkan, harus Ketua RT, Kades atau Lurah yang datang mengurus.

Ironisnya lagi, oknum pegawai Disdukcapil cenderung berburuk sangka. Kalau-kalau ada calo yang berperan mengurus KTP masyarakat. Dengan asumsi miring jika calo tersebut berusaha untuk mengambil keuntungan dari pengurusan KTP dimaksud.

Alhasil, ada ribuan masyarakat PALI enggan untuk mengurus KTP. Diketahui hingga saat ini berjumlah ribuan masyarakat PALI masih belum memiliki identitas diri. 

Sebelumnya memang, upaya telah dilakukan oleh Disdukcapil untuk melakukan pendataan serta perekaman terhadap warga. Namun realitanya, masih banyak masyarakat di Kabupaten PALI yang belum memiliki identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Di Kecamatan Abab, dari Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di wilayah ini, tercatat sebanyak 3.200 orang yang belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Hal ini diakui oleh Pemegang Wilayah Drs Arfan Panaman selaku Camat Abab. Dirinya tidak mengetahui persis bagaimana hal ini bisa terjadi. Namun, dia menduga dikarenakan kurangnya Sosialisasi yang dilakukan oleh pihak Disdukcapil, meskipun Programnya sudah ada tetapi praktek dilapangan tidak berjalan sebagaimana mestinya, sehingga banyak warganya belum memiliki KTP.

"Iya benar mas, itu data dari PPDP sebanyak 3.200 orang warga di Kecamatan Abab, belum ada KTP. Penyebabnya kita tidak tahu pasti, tapi yang jelas, saya kira ini akibat minimnya Sosialisasi dan Pendataan dari pihak Disdukcapil. Sehingga, mereka tidak terdata dan belum ada Kartu Identitas Diri", kata Arfan menjawab Konfirmasi Wartawan, Rabu (11/04/18).

Tidak berbeda jauh dengan warga Pendopo, masyarakat di Kecamatan Talang Ubi juga kebanyakkan belum memiliki KTP, hal ini diduga ditolak oleh pihak Disdukcapil oleh karena yang datang mengajukan atau mengurus perekaman bukan Kades atau Lurah.

Salah satunya Mursina (40) warga Talang Baru Kecamatan Talang Ubi PALI, kepada Wartawan saat dipertanyakan terkait hal ini mengatakan, dirinya pernah membawa berkas tetangganya yang minta dibantu untuk dibuatkan KTP. Namun, hasilnya sangat disayangkan lantaran berkas yang dibawanya ditolak mentah-mentah oleh Petugas Disdukcapil.

"Waktu itu saya diminta tetangga untuk membantunya membuat KTP, tapi ditolak oleh Petugas Disdukcapil, dengan alasan harus Ibu RT atau Ibu Kades yang mengurus KTP. Lantas saya tanya, apakah orang biasa tidak boleh mengurus KTP ? Sementara, niat saya hanya ingin membantu warga yang tidak lain adalah tetangga saya sendiri", ungkapnya.

Mursina menambahkan, "Pihak Petugas Disdukcapil terkesan iri hati mereka beranggapan bahwa dirinya mendapat uang dari para warga yang minta bantuan dibuatkan KTP. Padahal, ia tidak mendapat upah apapun dari warga, murni ingin membantu. Hingga saat ini, beberapa warga di Talang Baru masih banyak yang belum memiliki KTP," pungkasnya.***md


Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Perbaikan Jalan Utama Siak - Sungai Mandau Jadi Prioritas

Foto: Perbaikan Jalan Utama Siak - Sungai Mandau Jadi Prioritas.  INVESTIGASINEWS.CO SIAK. Sungai Mandau - Bupati Siak Alfedri m...