Ketua PAC PP, Jon Pangaribuan: DLH Siak Diduga Main Mata Dengan PT TKWL Kandis

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM


Ketua PAC PP, Jon Pangaribuan: DLH Siak Diduga Main Mata Dengan PT TKWL Kandis

MEDIA DETIL 1
Rabu, 11 April 2018

INVESTIGASINEWS.CO
SIAK. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak melalui Dedi Susanto ST selaku Kabid Penataan, Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup dan Kehutanan menuai kecaman negatif dari PAC PP, Jon Pangaribuan terkait turunnya team DLH Siak ke Kecamatan Kandis tepatnya PT TKWL dengan sebab akibat maraknya pemberitaan di media ini beberpa waktu. Berikut link berita:

http://www.investigasinews.co/2018/03/diduga-pt-tkwl-2-buang-limbah-ke-sungai.html?m=1

http://www.investigasinews.co/2018/03/terkait-ipal-pt-tkwl-2-blh-siak-akan.html

http://www.investigasinews.co/2018/03/berdiri-atas-dasar-izin-4-jenis.html

Dikabarkan sebelumnya setelah maraknya pemberitaan, DLH Siak berjanji akan turlap (Turun Lapangan, red) dengan melibatkan para pelapor juga awak media.

"Ya kita menduga, bahwa Dedi bermain mata dengan PT TKWL sebab sesuai janji mereka akan turun dan melibatkan kita selaku pelapor dalam sidak mereka. Namun kabar mereka turun kita dapatkan baru baru ini, itupun melalui awak media yang ternyata juga tidak dilibatkan dalam kunjungan tersebut," tuding Jon Pangaribuan.

DLH Siak melalui Ardayani selaku Kabid pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup yang pada kesempatan tersebut dikabarkan turut turlap saat dikonfirmasi menyerahkan kembali segala penilaian pada PAC PP.

"Kalau setiap pengawasan dibilang main mata ya payahlah. Itu teserah penilaian mereka. Kita hanya diperintahkan untuk mengawasi dan membina," pungkas Arda.

Terkait hasil turlap sendiri Ardayani sebutkan bahwa alasan tidak membawa media dikarenakan DLH Siak melakukan pengawasan menyeluruh hingga berkesan tak etis melibatkan awak media.

"Terkait turlap kemarin, pada intinya, ada temuan di Instalasi pengelolaan air limbah sehingga hasil buangan tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan, sehingga mengharuskan mereka (PT TKWL, red) memperbaiki kembali kinerja dalam mengoptimalkan instalasi pengolahan limbah sehingga hasilnya sesuai yang dipersyaratkan. Selain itu harus ada penambahan kolam atau up grade tekhnologi yang memungkinkan," ujar Arda lagi. 

"Kami juga sudah lakukan cek sampel air limbah namun hasilnya kemungkinan 2 minggu lagi baru keluar. Kalau untuk pencemaran air sungai, pengambilan sampelnya tertunda karena saat kami turun dalam kondisi hujan lebat," tutup Arda.

Atas tudingan ini sendiri, Kabid Penataan, Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dedi Sutanto belum memberikan konfirmasi. Namun memang alangkah baiknya jika kunjungan tim DLH melibatkan para pelapor dan awak media sehingga tidak menimbulkan asumsi negatif dari berbagai khalayak ramai.

Seperti diketahui bersama bahwa kini kebebasan akan informasi telah mendapatkan dukungan dari peraturan perundang undangan yang berlaku di NKRI.***pendy


Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Balap Motor di Siak, Wartawan Dilarang Masuk Harus Beli Tiket

Foto: Balap Motor di Siak, Wartawan Dilarang Masuk Harus Beli Tiket. INVESTIGASINEWS.CO SIAK - Pembukaan kejuaraan balap moto...