INVESTIGASINEWS.CO
SIAK. Salah seorang karyawan PT.BFI yang merasa disepelekan dan diinjak-injak harga dirinya oleh oknum TKA dari Jepang, melaporkan pelaku kepada pihak kepolisian Polres Siak. Hal ini disampaikan Sandro dan Unggal Gultom, 38th, kepada INVESTIGASINEWS.CO, Senin 02/10/2017, di Dayun Siak.
Unggal Gultom mengatakan sangat keberatan dan merasa direndahkan, saudaranya yang bekerja di PT.BFI oleh oknum TKA Jepang, lokasi kejadian di daerah Buton Kecamatan Sungai Apit. "Kami merasa sebagai warga negara Indonesia dan sebagai pekerja di Perusahaan PT.BFI merasa ditekan dan diinjak-injak harga diri kami oleh oknum TKA dari luar negeri. Yang mana, oknum TKA Jepang, menjabat sebagai Derektur Keuangan di Perusahaan PT.BFI selalu mengatur dan menekan pekerja Indonesia dalam bekerja. Sedangkan berdasarkan tugasnya bukan wewenang dia untuk mengatur dan mengata-ngatai yang menyinggung hati karyawan," jelas Gultom.
Karyawan PT.BFI, Sandro, juga mengaku resah dengan tekanan-tekanan yang dilakukan oleh oknum TKA ini kepadanya, sehingga mengganggu aktifitas dalam bekerja. Bahkan yang membuat hati Sandro sakit, mereka selalu di intimidasi, bahkan pekerjaan mereka di baikot dan dihentikan.
"Yang paling menyakitkan buat kami, mereka bilang pakai bahasa inggris yang artinya, 'aku (Umiya Takagi) tahu kalian orang Indonesia enggak suka berjuang, tapi tahukah kamu bagaimana caranya Indonesia mendapatkan kemerdekaan dari Belanda?. Kata-kata itu juga membuat hati kami sakit, karena dia berani membawa-bawa nama Indonesia, sedangkan dia (Umiya) sejarah Indonesia yang sebenarnya tidak tahu," ungkap Sandro.
Sandro berharap, laporan yang ia adukan kepada Polres Siak, bisa diterima dan bisa ditindak lanjuti secara tegas oleh polisi, agar para pekerja dari asing ini tidak semena-mena dalam bekerja apalagi sampai menindas serta mengitimidasi karyawan atau pekerja Indonesia. "Karena bagaimana pun kami Warga Negara Indonesia merasa diremehkan dan merasa ditekan dalam bekerja, sehingga kami merasa resah oleh tindakan oknum TKA (Umiya Takagi) kepada pekerja asli Indonesia, makanya kami akan melaporkan hal ini kepada polisi", pungkasnya.
Sementara itu, hingga Selasa, Rabu 04/10/2017, Direktur Utama PT.BFI, Sipun J Purnomo, ketika dihubungi INVESTIGASINEWS.CO melalui call langsung atau WA untuk konfirmasi kasus ini, tidak menjawab sampai berita ini tayang. ***si.mg
Most Popular
-
Foto: Defisit. TPP Dipeluk Erat, Pemda Siak Gagal ‘Diet’, Sekda Tetap Kantongi Rp1 Miliar. Berikut Besaran TPP di Siak. INVESTI...
-
Foto: 25 Jenazah Korban Longsor Pasirlangu Dievakuasi, 17 Teridentifikasi dan Diserahkan ke Keluarga. INVESTIGASINEWS.CP Kabupa...
-
Foto: Tiga Sektor Industri Siap Masuk Lembata, Pemkab Gelar Rapat Evaluasi Bersama Investor (Bupati Lembata: Kanis Tuaq). INVES...
-
Foto: Makan Bergizi Gratis Berujung “Bonus Diare”, DPRD Siak Desak SPPG Kandis Ditutup dan Disanksi Tegas (Gambar Illustration)....
-
Foto: DPC PDI Perjuangan Siak Tebar 7.900 Benih Ikan di Sungai Strategis Nasional Sempana Rayakan HUT ke-79 Megawati INVESTIGASI...
-
Foto: Sri Sultan HB X Menjadi Anggota Kehormatan PWI Pusat. INVESTIGASINEWS.CO Yogyakarta — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)...
-
Foto: Forkopimda Siak Tancap Gas 2026: Sidang Sampah Keliling hingga Layanan Adminduk RS Resmi Disepakati. INVESTIGASINEWS.CO SI...
-
Foto: Siak Raih UHC Award 2026 Kategori Madya, Akses Kesehatan Warga Makin Menguat. INVESTIGASINEWS.CO SIAK – Kabupaten Siak ke...
-
Foto: Pisah Sambut Kapolsek Secanggang Berlangsung Khidmat, AKP Pamilu Hutagaol Resmi Gantikan AKP Rinaldi Simamora. INVESTIGASI...
-
Foto: PLN Menagih, Lampu Jalan Menahan Napas: Siak Terancam Gelap Jika Tagihan Tak Dibayar. INVESTIGASINEWS.CO Siak — PT PLN (P...
Video InvestigasiNews.co
https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured
Video Terpopuler
https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf
Berita Terkini
Alif Kurnia Terpilih Pimpin IPMT Tualang, MUBES Tegaskan Arah Baru Kepemimpinan
Foto: Alif Kurnia Terpilih Pimpin IPMT Tualang, MUBES Tegaskan Arah Baru Kepemimpinan. INVESTIGASINEWS.CO Perawang, Siak — Ikata...
Komentar