INVESTIGASINEWS.CO
SIAK. Asset peninggalan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Kampung Sawit Permai Dayun Siak telah dijual beberapa waktu lalu. Berdirinya pembangkit listrik hingga dapat beroperasi pada awalnya berkat adanya upaya masyarakat mengucurkan iuran dana yang digunakan untuk pembelian segala fasilitas pendukung PLTD.
Diketahui setelah masuk PLN di Kampung Sawit Permai, maka praktis PLTD sudah tidak dioperasikan lagi. Fasilitas yang ada seperti tiang listrik, kabel listrik, transpormator yang ada sudah tidak difungsikan lagi. Hingga pada akhirnya berdasarkan kesepakatan melalui hasil musyawarah masyarakat, semua asset yang ada dijual.
Seorang warga yang menjabat Kepala Dusun di Kampung Sawit Permai, Karsim, saat dikonfirm, Kamis 30/08/2017, mengatakan, "Terkait persoalan penjualan asset PLTD saya juga ditunjuk sebagai salah satu panitia pelaksana oleh Penghulu, dan sejauh itu saya juga turut bekerja membantu proses penjualan asset tersebut", ujar Karsim.
Karsim menambahkan, "Proses penjualan yang dilakukan selama ini banyak mengalami kendala atau hambatan. Adapun kesulitan yang dialami selama berlansungnya kegiatan, yaitu telah terjadi masalah yang dirasakan amat sulit. Hal itu terjadi, dikarenakan tidak konsistennya pihak pembeli asset PLTD diduga telah menyalahi perjanjian dan kesepakatan yang dibuat dari segi sistem pembayaran. Bahkan ada sebahagian asset tiang listrik yang belum dibayar oleh pihak pembeli, S warga Kulim Kota Pekanbaru", tambahnya.
Lanjut, "Pihak kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk mencari dan menjumpai S. Namun upaya yang dilakukan menemui jalan buntu atau tidak menemukan keberadaan S. Total asset yang telah dibawa oleh pembeli dan belum dibayar diperkirakan sekira tujuh belas juta rupiah", pungkas Karsim.
Penghulu Kampung Sawit Permai, Sadikun, saat dimintai tanggapannya, Rabu 30/08/2017, mengatakan, "Saat ini saya belum dapat menjelaskan secara mendetail terkait persoalan yang terjadi. Pada intinya kita akan berupaya menyelesaikan persoalan internal yang ada. Saat ini kita fokus pada kegiatan pembangunan fisik ADK kegiatan dana APBN pembangunan drainase di pasar Km 55. Pekerjaan ini masih mengalami kendala keterlambatan pengerjaan, akibat ulah Tim Pengelola Kegiatan (TPK) yang ditunjuk, yang diduga kurang bertanggung jawab", jelas Penghulu Sadikun.***ay
Most Popular
-
Foto: HPN 2026 di Pandeglang Berlangsung Khidmat, Insan Pers Ditekankan Tetap Profesional dan Beretika. INVESTIGASINEWS.CO Pand...
-
Foto: PWI Riau Delegasikan 110 Peserta Semarakkan HPN 2026 di Banten. INVESTIGASINEWS.CO PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indones...
-
Foto: Musrenbang Kampung Langkai 2027: Jalan Usulan Sejak 2018 Belum Terakomodasi, Warga Harap Perhatian Serius. INVESTIGASINEWS...
-
Foto: Akselerasi Infrastruktur, Bupati Rokan Hulu Hadiri Pertemuan Strategis Kemendagri di Jakarta. INVESTIGASINEWS.CO JAKARTA...
-
Foto: DBH Rp489,8 Miliar Tertahan Dua Tahun, Siak di Ambang Krisis, Bupati Surati Menteri Keuangan. INVESTIGASINEWS.CO SIAK – D...
-
Foto: Pasi Ops Kodim 0322/Siak Hadiri Forum Siak Hijau 2026, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan. INVESTIGASINEWS.CO SI...
-
Foto: Saat 12 Logo Negara Kalah oleh Satu Pabrik Sawit. ISPO Berteriak, TBS Kawasan Sitaan PKH Tetap Masuk PKS. INVESTIGASINEWS...
-
Foto: Efisiensi Versi Pemda Siak: Anggaran Seret, Pelayanan Publik Ikut ‘Puasa’. Kantor Kampung di Siak Hanya Buka Setengah Hari...
-
Foto: Final Turnamen Sepak Bola Bungaraya Diserbu Ribuan Penonton. INVESTIGASINEWS.CO SIAK. BUNGARAYA — Ribuan penonton memada...
-
Foto: Menenun Sinergi dari Sentul: Catatan Rakornas 2026 Menuju Indonesia Emas. INVESTIGASINEWS.CO BOGOR – Riuh rendah suara ...
Video InvestigasiNews.co
https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured
Video Terpopuler
https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf
Berita Terkini
PBSI FKIP Universitas Flores Raih Akreditasi “Baik Sekali” dari LAMDIK
Foto: PBSI FKIP Universitas Flores Raih Akreditasi “Baik Sekali” dari LAMDIK. INVESTIGASINEWS.CO ENDE — Program Studi P...

Komentar