Kabupaten Siak, Pajak Sarang Burung Walet Masih di Awang-Awang

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

HU-KRIM


Kabupaten Siak, Pajak Sarang Burung Walet Masih di Awang-Awang

MEDIA DETIL 1
Jumat, 14 Juli 2017
INVESTIGASINEWS.CO
SIAK. Pajak sarang burung walet di Siak masih di awang-awang, sebab belum ada pemasukan sama sekali sampai saat ini. Di Kabupaten Siak ada salah satu potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup unik, yakni penangkaran sarang burung walet. Jumlah penangkaran burung walet itu mencapai ratusan bahkan seribu lebih. Namun sangat ironis, sebab PAD sarang burung walet, tidak didapat sama sekali di Kabupaten Siak ini. Sjak ada perda 04/2008 sampai sekarang pajak penangkaran sarang burung walet yang dihasilkan zero alias nol besar. Sehingga masyarakat banyak bertanya.

Seperti kata Pak Anto, salah seorang warga siak, "Ada ratusan hingga mencapai seribu lebih gedung yang peruntukkannya digunakan sarang walet. Tapi kenapa kontribusi kepada pendapatan asli daerah Kabupaten Siak dari usaha sarang walet ini minim? bahkan zero! Sangat ironis dan sulit diterima akal sehat", ujarnya sambil bertanya kepada wartawan INVESTIGASINEWS.CO, Jumat 14/07/2017 di Siak.

Disinyalir salah satu penyebab nihilnya sumber PAD di sektor ini, karena Pemilik usaha sarang walet yang menjadi Wajib Pajak sudah bayar per tri wulan, namun entah raib kemana.

Ketua DPRD Siak, Indra Gunawan, menanggapi kosongnya PAD burung walet ini, mengatakan, "Kita tahu begitu kerasnya statement bupati siak kemarin, supaya pengusaha burung walet agar mengikuti perda tersebut. Disini ada pihak pengawasan, ada satpol pp, ada pihak kecamatan, harus bergegas. Masa sudah ada perda bisa mandul kan sayang itu", ujarnya, Jumat 14/07/2017, usai paripurna di Siak.

Ketika disinggung kenyataan di lapangan PAD burung walet di siak adalah zero/nihil alias no besar, "Kalau para pengusaha tidak sepakat dengan yang ada, kita evaluasi lagi, kita sepakati lagi. Kita nanti juga akan panggil satker terkait, satpol pp kita panggil", tuturnya.

Beberapa waktu lalu, Bupati Syamsuar sudah menyampaikan, "Jadi tidak ada alasan lagi bagi kita untuk kesulitan menggali sumber PAD. Karena semua sudah terpampang, tinggal niat dan kemauan kita lagi," kata Syamsuar.***komar
Saran anda? Komentar anda?

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

SMP Negeri 14 Manado Mengadakan A MPLS 15-18 Juli 2024

Foto: SMP Negeri 14 Manado Mengadakan A MPLS 15-18 Juli 2024. INVESTIGASINEWS.CO Manado - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ata...