INVESTIGASINEWS.CO
NASIONAL. Deputi Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Apung Widadi, menilai penangkapan pejabat Badan Pemeriksa Keuangan oleh Komisi Pemberantasan korupsi terkait jual-beli status Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP) merupakan tamparan keras bagi pemerintahan Joko Widodo.
"Selang seminggu setelah BPK memberikan hasil audit kepada Presiden dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP), malam itu dua auditor utama BPK ditangkap KPK bersama dengan oknum dari Kemendes," kata Apung, Jumat (26/5/2017).
Apung mengatakan, sejak awal, pemerintahan Jokowi harusnya tidak terlalu membanggakan status WTP yang diberikan oleh BPK. Sebab, status WTP memang tidak menjamin pemerintahan bersih dalam tata kelola anggaran. Terbukti, menurut dia, banyak kasus korupsi kepala daerah yang ditangani KPK, padahal predikat laporan keuangan daerahnya WTP. "Istilahnya ini ditunjukkan oleh KPK (ke Jokowi). WTP rasanya tidak layak dibanggakan," ucap Apung.
Apung mengaku sudah mendengar sejak lama adanya kabar bahwa status WTP yang diperjualbelikan oleh oknum di BPK. Kabar ini pun terbukti setelah penangkapan oleh KPK. "Ini adalah tamparan keras bagi BPK. Mitos selama ini bahwa ada jual beli predikat WTP di BPK seolah olah terpecahkan," kata dia.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal BPK Hendar Ristriawan mengatakan, petugas KPK membawa dua Auditor Utama Keuangan Negara III BPK yang berinisial R dan AS beserta salah satu stafnya yang berinisial Y.
Selain BPK, operasi tangkap tangan diduga juga dilakukan terhadap pejabat di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.***kompas.com
Ket.Foto: Deputi Sekjen FITRA, Apung Widadi dalam konferensi pers di Seknas Fitra.
Most Popular
-
Foto: Lahan 60 Hektare Jadi Sorotan, Warga Kampong Pulau Haji Tunggu Rekomendasi DPRD Langkat. INVESTIGASINEWS.CO | LANGKAT ...
-
Foto: Dua DPD Partai Berkarya Konsolidasi di Bandung Barat, Perkuat Komunikasi dan Sinergi. INVESTIGASINEWS.CO | BANDUNG BARAT ...
-
Foto: Beasiswa BeTUNAS 2026 Dibuka Pemkab Siak. INVESTIGASINEWS.CO | Siak — Pemerintah Kabupaten Siak membuka seleksi Beasiswa ...
-
INVESTIGASINEWS.CO Jepara – Aksi demo oleh warga masyarakat desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah ...
-
Foto: Relawan Soroti Semrawut Kabel Udara di Lorong Jalan Jakarta (Gambar Illustration). INVESTIGASINEWS.CO | JAKARTA — Susant...
-
Foto: Lebak Belum Ambil Bagian Dekranas Tahun Ini, Dinkop Siapkan Partisipasi pada Kegiatan Mendatang. LEBAK, INVESTIGASINEWS....
-
Foto: PWI Kabupaten Siak Matangkan Seminar Jurnalistik. INVESTIGASINEWS.CO | SIAK — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupate...
-
Foto: Ignasius Parlo Ngatut Terpilih Pimpin IMAPELMA Ende 2026/2027. INVESTIGASINEWS.CO | ENDE — Rapat Umum Anggota (RUA) Ika...
-
Foto : Resbob tersangka ujaran kebencian Suku Sunda saat ditangkap Polisi di Kota Semarang. INVESTIGASINEWS.CO Jawa Barat - Al...
-
Foto: Setahun Pimpin IMAPELMA Ende, Wihelmus Mario Sampaikan LPJ di Forum RUA. INVESTIGASINEWS.CO | ENDE — Setelah menjalan...
Video InvestigasiNews.co
https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured
Video Terpopuler
https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf
Berita Terkini
Krisis Air Bersih Puluhan Tahun, Warga Golo Lebo Tempuh 1 Kilometer Cari Air
Foto: Krisis Air Bersih Puluhan Tahun, Warga Golo Lebo Tempuh 1 Kilometer Cari Air. INVESTIGASINEWS.CO | MANGGARAI TIMUR — Kr...

Komentar