INVESTIGASINEWS.CO
Lembata — Akses jalan yang menghubungkan Desa Atalojo dengan Desa Atakore, Kecamatan Atadei, Kabupaten Lembata, segera dibangun oleh investor. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi pengeboran panas bumi yang digelar di Desa Nubaheraka pada 9 April 2026.
Masyarakat menyambut rencana pembangunan jalan tersebut dengan antusias. Selama ini, warga Desa Atakore telah lama mengharapkan akses jalan yang layak agar distribusi hasil pertanian dan komoditas ke pasar-pasar di wilayah Lembata dapat berjalan lebih lancar.
Wilayah Kecamatan Atadei dikenal memiliki tanah yang subur dan menjadi salah satu lumbung pertanian dengan berbagai komoditas bernilai ekonomi tinggi. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal akibat kondisi infrastruktur jalan yang tidak memadai.
Rencana pembangunan ini dinilai menjadi angin segar bagi masyarakat setempat karena diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan membuka akses ekonomi yang lebih luas. Selain sektor pertanian, Desa Atakore juga memiliki potensi sumber daya alam berupa panas bumi yang dikenal dengan sebutan “Dapur Alam”.
Pemerintah Kabupaten Lembata akan bekerja sama dengan investor dan pihak PLN untuk mengembangkan potensi tersebut melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).
Kepala Desa Nubaheraka, Vincent Nuba Ladjar, mengatakan kehadiran PLN selama ini telah memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat, antara lain renovasi gereja, penyediaan air bersih, serta pemasangan meteran listrik.
“Dalam waktu dekat, pihak PLN bersama investor panas bumi akan membangun jalan hotmix di wilayah kami,” ujarnya.
Ia menambahkan, PLN juga akan mendukung peningkatan jaringan telekomunikasi guna memperlancar akses komunikasi dan layanan digital di Kecamatan Atadei.
Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Atadei, Hendriko Keraf, menyatakan sosialisasi menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk memahami dampak positif maupun negatif dari proyek panas bumi tersebut.
Menurut Hendriko, pada awal perencanaan proyek sempat muncul penolakan dari sebagian warga, meskipun ada pula yang mendukung.
“Melalui sosialisasi ini, masyarakat dapat mencermati dampak yang akan dihadapi serta menyampaikan pendapat secara terbuka,” katanya.
Pembangunan akses jalan dan pengembangan energi panas bumi di Kecamatan Atadei diharapkan tidak hanya meningkatkan infrastruktur, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Pemerintah daerah bersama investor dan pemangku kepentingan berkomitmen memastikan proyek berjalan dengan memperhatikan manfaat serta dampaknya bagi masyarakat.***tvbw
Komentar