Dari Perbatasan, Dalam Keterbatasan Berjuang Tanpa Batas

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

HU-KRIM


Dari Perbatasan, Dalam Keterbatasan Berjuang Tanpa Batas

Selasa, 03 Oktober 2023
Foto: Dari Perbatasan, Dalam Keterbatasan Berjuang Tanpa Batas. 

INVESTIGASINEWS.CO
LEMBATA - Sejarah terulang lagi, hari Kamis 30 September 1965, para prajurit  ibu Pertiwi, berjuang dalam segala keterbatasan fasilitas tempur, transportasi, dan komunikasi, bahkan sampai di tetesan darah terakhir demi mempertahankan negeri ini. Setelah 58 tahun musim bergulir, sejarah itu terulang lagi. Sejarah itu menginspirasi laskar perbatasan, membangkitkan semangat juang anak anak SDN Batas Kota, untuk berjuang tanpa pamrih, meski dalam segala keterbatasan baik finansial, fasilitas, hingga transportasi.

Pendekar pendekar perbatasan, menunjukan semangat juang nan membara dalam turnamen Futsal, menyongsong HUT SDK Sta Theresia yang lebih tenar dengan sebutan SD Santer.
 
Semangat berjuangan tanpa lelah dipamer para laskar perbatasan sejak awal turnamen. Meski pada laga pembuka mereka harus takluk 5-2 dari SDN wangatoa, namun semangat juang tak pernah lusuh, sehingga pada pertempuran selanjutnya di semifinal mereka membantai pasukan SD Inpres Lamahora 2-0, dan di semifinal serdadu serdadu Santer dikebiri 5-O untuk menggenggam tiket ke babak final.
 
Dibabak final, sejarah pertemuan terulang lagi, pasukan perbatasan kembali diadu dengan tim SDN wangatoa B.

Dan pada Sabtu, 30 September 2023, pendekar perbatasan menunjukan semangat bertempur anti klimaks. Begitu gendang  pertempuran berdenting, mereka langsung menerjang ke segalah penjuruh gelanggang, membuat benteng pertahanan lawan tunggang langgang. Serangan serangan maut dipersembahkan pendekar pendekar perbatasan, hingga Pesan si algojo no 9 sukses merobek jaring lawan. Strategi percaturan di gelanggang futsal yang diinstruksikan coach Rusman, betul betul diaplikasikan para prajurit perbatasan, sehingga stiker no 8, bung Doris menghancurkan pasukan Wangatoa setelah gocekannnya tak mampu dibendung gol keeper.

Serangan serangan maut dipertontonkan kedua kubu dengan menunjukan strategi permainan nan apik lagi menarik, sehingga membuat para penonton dan suporter menjadi tidak nyaman di tribun.
Sebuah aksi yang menakjubkan bak sebuah mukjizat diperlihatkan penjaga gawang, Elson no 6, ketika lemparannya mampu menembus palang gawang, sehingga papan skor menjelma menjadi 3-2 untuk keunggulan laskar perbatasan. 

Perjuangan dari pasukan SDN Wangatoa juga tidak kalah gencarnya, sehingga mereka bisa menyamakan kedudukan menjadi 3-3 pada awal babak kedua. Dibabak kedua, pasukan Selandoro itu meningkatkan serangan anti klimaks, sampai membuat keadaan berbalik menjadi 3-4.
 
Bagaimanapun, suporter, pemain bahkan oficial dan pelatih dari kubu lawan serta semua penonton dan hadirin, mengakui kehebatan Elson, sang gool keeper pasukan Batas Kota atas aksi aksi penyelamatan yang dilakukannya, ketika pasukan Wangatoa menyerang tampah jedah dari segala penjuru. Elson melompat bagai kijang, menerkam bagai elang, melayang ala Spiderman, demi menyelamatkan gawangnya dari serangan pemain Wangatoa. Skor 4-3 untuk keunggulan Wangatoa tak berubah sampai sirene penutup berkumandang. Coach Rusman dan official, Ansel Pepak, diakhir pertempuran, mengungkap rasa bangga atas perjuangan anak asuhnya. Bangga dan puas atas perjuangan anak anak. Mereka sudah berjuang, mempersembahkan bakti yang terbaik tanpa pamrih.

Trimakasih kepada semua pihak yang sudah memberikan suport dengan caranya tersendiri. Head Oficial, Ansel Pepak, juga mengungkap rasa yang sama. Anan anak sudah menerapkan strategi  yang maksimal dan memberikan perjuangan yang sangat heroik dan itu sangat kami banggakan, ujarnya.
Dominikus Mora, S,PD, kepala sekolah SDN Batas Kota pada acara penyerahan Piala dan trofi yang dihadiri oleh ketua komite SDN Batas Kota di halaman sekolah, Senin 02 Oktober 2023, mengungkap rasa bangga dan terimakasihnya kepada semua pihak yang telah memberikan suport dengan caranya tersendiri.

"Kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga anak anak bisa berjuang tanpa pamrih, saya ucapkan terimakasih. Saya juga bangga serta berterimakasih kepada para guru, terutama guru olahraga sebagai Pelatih, coach Rusman, dan oficial bapak Ansel Pepak yang telah membimbing anak anak sampai menginjak podium runer up", ungkap Bapak Kepala sekolah.

"Kepada semua pemain, Elson, Doris, Pesan, Pasha, Sisko, Paul, Mario, Stefan, Arfian, Sandro, Junior, Dan dan, Yohan, saya ucapkan terimakasih, serta apresiasi yang setinggi tingginya atas perjuangan kalian. Meski kita dari perbatasan, dengan segala keterbatasan tapi perjuangan kalian tak terbatas. Semoga kedepannya kita lebih baik lagi", pungkasnya.***(TV Balawala)

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Riyan Pertanyakan Pembatasan BBM dan PP 45/2008

Foto: Riyan Pertanyakan Pembatasan BBM dan PP 45/2008. INVESTIGASINEWS.CO Banten - Riyan, Retailer PT Kerojimas Utama yang berlo...