Warga Harapkan, Adanya Tulisan yang Dianggap Tak Senonoh di Plang Jalan Bantuan CSR PT TKWL, Segera Dihapus

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Warga Harapkan, Adanya Tulisan yang Dianggap Tak Senonoh di Plang Jalan Bantuan CSR PT TKWL, Segera Dihapus

Minggu, 25 Desember 2022
Foto: Warga Harapkan, Adanya Tulisan yang Dianggap Tak Senonoh di Plang Jalan Bantuan CSR PT TKWL, Segera Dihapus.

INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK - Warga heboh dengan tulisan Plang Jalan Bantuan CSR PT TKWL yang dicoret dan digantikan dengan kalimat tak senonoh. Seperti tulisan Teguh Karsa Wana Lestari diganti  dengan kata Konxxl dan dibawahnya ditambah Alex Anjxxg.

Berdasarkan informasi yang didapat di lapangan, tulisan tak senonoh di plang tersebut sudah berlangsung selama tiga hari yang lalu, hingga saat ini belum diganti atau dihapus. Selain itu juga terkesan dilakukan pembiaran oleh pihak terkait sehingga membuat masyarakat kususnya orang tua yang memiliki anak kecil menjadi resah, sebab tulisan tersebut menjadi konsumsi publik yang liar.

"Kami melihat tulisan di plang jalan yang di buat PT.TKWL sudah dari tiga hari yang lalu, namun sampai saat ini terkesan dibiarkan oleh pihak berkaitan, sehingga kami khawatir tulisan jorok itu menjadi konsumsi publik buat anak-anak kami, karena tempatnya di pinggir jalan yang setiap hari kami lewati. Untuk itu, kami berharap pihak PT atau pihak yang terkait agar dapat menghapus atau menganti plang tersebut, agar tidak dibaca anak-anak kami yang melintas di jalan itu," harap Sanjaya, warga tempatan kepada media ini, Sabtu (25/12/2022).
    
PT Teguh Karsa Wana Lestari memasang plang jalan bertuliskan "Bantuan CSR PT Teguh Karsa Wana Lestari Perbaikan jalan sepanjang 1.800 M, Desa Jayapura, Kab Siak, Riau." Namun dibagian Teguh Karsa Wana Lestari diganti dengan kalimat yang tak senonoh.

Menanggapi hal itu, awak media menghubungi Humas PT.TKWL, Noor Ardhani Syamsu.
"Sekali lagi maaf Bang. Kami belum mau berspekulasi dalam hal ini. Sekarang ini kami sedang berusaha untuk mencari tau siapa pelakunya dan apa tujuannya melakukan hal tersebut," tulis Ardhani via WhatsApp kepada awak media.***(Sugianto)