Kabupaten Garut Kembali Ke Level-2 PPKM, Namun Vaksinasi Terus Digencarkan

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM


Kabupaten Garut Kembali Ke Level-2 PPKM, Namun Vaksinasi Terus Digencarkan

Rabu, 23 Maret 2022
INVESTIGASINEWS.CO 
Jabar - Kabupaten Garut. Rabu 23/03/2022
Kabupaten Garut bisa kembali menerapkan pemberlakuan pembatasan masyarakat (PPKM) level 2, untuk periode 22 Maret sampai dengan 4 April 2022. Level PPKM di Garut mengalami perbaikan setelah dalam periode sebelumnya menerapkan PPKM level 3.

Nurdin Yana Sekrektaris Daerah (Sekda), Kabupeten Garut, menyampaikan dengan kembalinya ke level 2, akan ada pelonggaran terkait aktivitas masyarakat.

"Masyarakat akan diberikan ruang untuk beraktivitas. Kegiatan masyarakat dapat kita buka sesuai dengan  instruksi Mendagri, seperti itu poin sebenarnya", ujar Nurdin.

Meski Kabupaten Garut telah menerapkan PPKM level 2, Pemkab Garut akan terus melakukan percepatan vaksinasi, fokus pelaksaan vaksinasi akan digencarkan kepada anak usia 6-11 tahun sampai dengan lansia.

"Insya Allah sambil tertatih-tatih kita melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat terus kami lakukan dari mulai usia 6-11 tahun hingga denga lansia", ungkapnya.

Berdasarkan data per 22 maret 2022, cakupan vaksinasi dosis pertama di Kabupen garut sudah mencapai ,92,2 persen. Sementara cakupan vakainasi dosis kedua baru 73,19 persen, namun untuk cakupan vaksinasi dosis ketiga (Booster) baru mencapai 4,8 persen.

Sebelumnya Sekretaris Dinas kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani menyampaikan animo masyarakat untuk melaksnakan vaksinasi dosis kedua memang cenderung menurun.

"Iya. Karena masyarakat beralasan merasa sudah pernah disuntik vaksinasi sekali itu sudah cukup", ujar leli.

Leli sendiri menyampaikan, saat ini pihaknya akan kembali menyasar anak sekolah untuk divaksin dosis kedua, dengan harapan cakupan vaksinasi dosis kedua secara keseluruhan bisa meningkat dengan pesat.

Selain itu pihaknya juga berencana membuat persyaratan bukti vaksinasi dosis kedua. 

"Apabila seseorang ingin mendapatkan pelayanan administrasi jadi nanti mengurus administrasi harus sudah dosis kedua", tutupnya.***Ai.

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Aksi Solidaritas Wartawan Banten Tolak RUU Penyiaran

Foto: Aksi Solidaritas Wartawan Banten Tolak RUU Penyiaran.  INVESTIGASINEWS.CO Banten - Solidaritas Wartawan Provinsi Banten ya...