Warga Tualang: "Lapor Pak Dewan, Kedai Kami Akan Digusur Tapi Solusi Tak Ada"

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Warga Tualang: "Lapor Pak Dewan, Kedai Kami Akan Digusur Tapi Solusi Tak Ada"

Senin, 17 Januari 2022
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Tualang - Puluhan warga Tualang, tepatnya yang bermukim di pinggir jalan Lintas di sepanjang HGU PT. SIR, mengadukan nasib mereka kepada Komisi 1 DPRD Kab.Siak, perihal kedai yang mereka tempati selama ini, akan digusur oleh pihak Pemda Siak melalui SatPol PP Siak, Senin 17/01/2022.

Hal itu terungkap saat dilakukan hearing Komisi 1 DPRD Kab.Siak dengan pihak Pemda yang diwakili Camat Tualang dan KasatPol PP Siak.

Pihak perwakilan masyarakat yang membuka usaha di sepanjang Jalan PT. SIR meminta kepada pihak Pemda Siak melalui Komisi 1, untuk mencarikan solusi bagi mereka sebelum digusur.

Hearing ini dipimpin Ketua Komisi 1 Syamsurizal, Androy, Marudut Pakpahan dan H.Syarif.

Camat Tualang, Zalik Efendi menerangkan bahwa pihak PT. SIR mengajukan untuk menggusur keberadaan para pedagang yang menempati lahan HGU mereka.

"Keberadaan para pedagang juga ada yang membangun beberapa rumah, diduga untuk disewakan", ujar Zalik.

Ada juga laporan dugaan, para pedagang membuka tempat esek- esek.

"Itukan sudah menyalahi peraturan yang berlaku", sambungnya.

Apalagi Moto Siak Tangguh, Siak Maju, Siak Religius, apalagi kecamatan Tualang adalah Ikon Kabupaten Siak.

"Pihak Pemerintah sudah mengusulkan ke pihak PT. SIR agar memberikan lahan satu hektar untuk dibuat kedai dan tidak boleh dijadikan tempat tinggal", ungkap Camat Tualang.

Sementara, Marudut Pakpahan selaku Anggota Komisi 1 DPRD Siak, meminta kepada pihak Pemda Siak melalui Asisten Satu, Budi Yuwono agar penggusuran lahan pedagang diundur hingga habis lebaran nanti.

Pantauan wartawan di lokasi, melalui kontak selulernya Marudut Pakpahan memohon atas nama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Siak, dari Dapil Tiga, agar Pihak Pemda Siak menahan diri sampai habis lebaran Idul Fitri mereka akan pindah.
Harapannya Pemda Siak agar bisa mencarikan solusi agar mereka tidak terlantar kalau digusur nantinya.***a