Sikapi Tenaga Honor Sejumlah 2.089 Orang, Dirumahkan, DPRD Panggil Eksekutif

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Sikapi Tenaga Honor Sejumlah 2.089 Orang, Dirumahkan, DPRD Panggil Eksekutif

Senin, 10 Januari 2022
Keterangan Foto: Ketua DPRD Labuhanbatu Hj. Meika Rianti SH, Wakil Ketua DPRD Hj. Juraidah harahap AMD, Wakil Ketua Abdul Karim Hasibuan SH, serta Ketua Komisi A. Rudi R. Saragih, saat melakukan rapat dengan pihak eksekutif Pemkab Labuhanbatu, Senin (10/1/2022).

INVESTIGASINEWS.CO 
Labuhanbatu - DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Labuhanbatu, menyahuti keresahan para tenaga honor yang dirumahkan oleh pemerintah Labuhanbatu, dengan memanggil pihak Eksekutif unruk minta penjelasan secara langsung, Senin (10/1) di ruang komisi A.

Ketua DPRD Labuhanbatu Hj. Meika Rianti SH bersama wakil ketua Hj. Juraidah Harahap dan Abdul Karrim kepada INVESTIGASINEWS.CO menjelaskan, bahwa DPRD hari ini, Senin tanggal 10 januari 2022 memanggil pihak eksekutif, DPR, untuk meminta penjelasan tentang ramainya pemberitaan dan gonjang ganjingnya cerita tentang dirumahkannya sejumlah 2.089 orang tenaga honor yang ada di lingkungan jajaran pemerintah kabupaten Labuhanbatu.

Menurut Meika Rianti dan Juraidah, bahwa tenaga honor yang selama ini bekerja di lingkungan pemkab Labuhanbatu dan juga di kantor DPRD, dirasa sudah lama mengabdikan diri, dengan gaji yang tidak seberapa.

"Jadi secara kemanusiaan kita juga prihatin", ucap Meika dan Juraidah.

Lebih lanjut dua tokoh politik wanita itu mengatakan, tenaga honor itu juga sangat dibutuhkan, sebab ada beberapa item kerjaan yang tidak mungkin dikerjakan pimpinan, dan juga kekurangan tenaga untuk melakukan pekerjaan itu.

Meika dan juraidah mengatakan, kalaulah alasannya dirumahkannya para tenaga honor dimaksud adalah karena besarnya biaya gaji honor, sebaiknya kinerja untuk peningkatan PAD yang kita upayakan agar naik dengan memperdayakan tenaga ASN dan honor yang ada.                                    

Namun kita juga mau dengar jawaban dari eksekutif, apa alasan sehingga merumahkan tenaga honor.

Hari itu juga Senin 10/1 dimulai pukul 10.00 WIB, dimulai rapat. Setelah dilakukan pertemuan dengan pihak eksekutif yang diwakili oleh Sekretaris daerah Yusup Siagian, Asisten 1 Sarimpunan Ritonga, Asisten 3 Jaid dan kepala Badan pelatihan kepegawsian daerah Zainuddin Siregar. 

Menurut Meika dan Juraidah, bahwa penjelasan eksekutif yang disampaikan sekda, bawa tidak ada merumahkan tenaga honor, hanya sudah habis masa kontrak untuk tahun 2021, jadi secara otomatis maka masa kerja juga berakhir. 

Lebih lanjut, Meika dan Juraidah dan juga ketua Komisi A. Rudi R.Saragih mereka menjelaskan, bahwa pemkab Labuhanbatu segera merekrut kembali tenaga honor yang habis masa kontraknya, dan akan di perpanjang. Namun menurut Juraidah, pemkab menyerahkan sepenuhnya kepada OPD. Jadi disesuaikan dengan kebutuhan di kantor Dinas, hal itu juga dilihat dari kemampuan dan keseriusan tenaga honoren yang betul betul ingin bekerja. Juga pemerintah Labuhanbatu akan menyesuaikan dengan eksiminasi APBD Labuhanbatu.                            
Rudi R. Saragih pengatakan pemkab bersama kepala OPD akan melakukan evaluasi dalam perekrutan kembali tenaga honor dimaksud. 

Rudi menambahkan, bahwa penyusunan hubungan kerja itu karena sudah habis masa kontrak, dan ini juga terjadi pada tahun tahun sebelumnya, namun tidak terekpos dan rame seperti ini. Jadi ini akan dilakukan perpanjangan kontrak, untuk itu Rudi.R.Saragih memohon kepada tenaga honor agar benar dan sungguh sungguh dalam bekerja tunjukkan kavabilitas dan objektif,sehingga sesuai dengan apa yang diharapkan pemerintah.***KW)
Penulis Berita: Kader Wahyu.