Tingkatkan Pengetahuan Kelompok Tani, LPESM Taja Latih Anggota Kelompok Tani Membuat Pupuk Organik dan Pestisida Hayati

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Tingkatkan Pengetahuan Kelompok Tani, LPESM Taja Latih Anggota Kelompok Tani Membuat Pupuk Organik dan Pestisida Hayati

Sabtu, 20 November 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK - Dalam rangka meningkatkan ilmu pengetahuan kepada para petani, kususnya anggota kelompok Tani Maju Jaya (TMJ), Dusun Teluk Musahab, Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Sosial Masyarakat (LPESM) mengadakan pelatihan pembuatan pupuk kompos cair dan padat serta mempelajari cara pembuatan obat-obatan pestisida hayati untuk tumbuhan atau tanaman dan lain-lain, Jumat (19/11/2021).

Pendiri atau Konsultan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Sosial Masyarakat (LPESM), Rini Ramadanti mengatakan bahwa, dalam pelatihan ini, materi yang akan disampaikan tentang pembuatan pupuk kompos dan juga mempelajari jenis-jenis tanah serta cara pembuatan pestisida hayati.

"Materi yang kita bahas pada pelatihan ini adalah tentang bagaimana caranya pembuatan kompos cair dan kompos padat, lalu ada beberapa teknik cara pembuatan kompos yang bisa kita aplikasikan dirumah tangga dalam sekala yang tak begitu besar," jelasnya.

Setelah belajar materi cara pembuatan kompos cair dan padat, peserta atau kelompok tani  langsung mempraktekkannya, selain itu, para peserta akan diajarkan cara membuat pestisida hayati, pengelolaan lahan, perawatan lahan dan lain-lain.

"Bagi para petani, menanam apa saja tidak masalah, yang penting dikelola dengan sebaik-baiknya, untuk itu, kita juga harus belajar paham tanah, kalau misal disini tanah gambut, kita harus paham apa yang harus dilakukan pertama kali, kedua, ketiga dan seterusnya. Lalu selain itu, kita juga belajar bagaimana menghindari penyakit supaya tidak mewabah menyerang tanaman kita, bagaimana prospek kedepan, tidak hanya secara kormesil keuntungan, tetapi untuk keberlanjutan yang harus kita pikirkan," jelasnya.

"Semoga ilmu yang kita berikan ini dapat bermanfaat dan tentunya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat," imbuhnya.

Ketua Kelompok Tani Maju Jaya (TMJ), Paul mengucapkan terimakasih kepada LPESM yang telah memberikan ilmu pengetahuan kepada kelompok tani dalam membuat prodak pupuk kompos atau organik dari bahan-bahan alami yang ada disekitarnya.

"Kami sebagai kelompok tani, tentunya sangat terbantu dan bersyukur dengan adanya kegiatan atau pelatihan ini, dengan adanya pelatihan ini, kita bisa memanfaatkan sampah organik yang ada dilingkungan kita untuk dimanfaatkan sebagai pupuk organik dan lain lain," ungkapnya.

 "Selain pembuatan pupuk organik, kami juga diajarkan cara membuat obat hama dan cara menghalau hama baik untuk tanaman sawit, padi, palawija dan lain-lain dengan menanam tumbuhan bunga dan lain sebagainya," imbuhnya.

Hal senada disampaikan Penghulu Kampung Temusai terpilih Samsudin, ia mengungkapkan terimakasih banyak kepada LPESM yang telah menaja pelatihan ini. Tentunya, dengan diadakan pelatihan ini dapat membantu masyarakat, kususnya petani untuk mengatasi permasalah-permasalahan yang mereka hadapi.

"Pelatihan semacam ini sangat bagus sekali dan sangat membantu petani dalam meningkatkan produksi pertanian, dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.  Semoga dengan adanya pelatihan ini, kelompok tani dapat mempraktekkan ilmu yang didapatnya ditengah-tengah masyarakat,  dan semoga bisa bermanfaat bagi kita semua khususnya masyarakat Kampung Temusai," pungkasnya.***Sugianto