Oknum Pendamping PKH, Diduga Intervensi Pilkades Desa Karing

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Oknum Pendamping PKH, Diduga Intervensi Pilkades Desa Karing

Senin, 22 November 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
Dairi - Seorang oknum pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), diduga mengintervensi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karing, Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Oknum dimaksud diduga mengarahkan Ketua Kelompok PKH untuk mengajak anggota masing-masing, memilih satu calon Kepala Desa (Kades) tertentu.

Hal itu dikatakan salah seorang Ketua Kelompok PKH di Desa Karing, sebut saja Polan (sumber enggan disebutkan namanya-red) saat ditemui wartawan INVESTIGASINEWS.CO, Senin (22/11/21).

Dijelaskan, bahwa pada Selasa (09/11) oknum pendamping PKH ini mengundang para Ketua Kelompok PKH, bertemu di salah satu rumah pengurus kelompok PKH di Batu Kapur, Desa Karing.

Ada sekitar 10 orang yang hadir saat itu. Di tempat itu, disampaikan kepada mereka, bahwa ada salah seorang calon Kades mengundang para Ketua Kelompok PKH, untuk bersilaturahmi. Pertemuan dengan calon Kades itu, direncanakan keesokan harinya, di salah satu rumah makan di Sidikalang.

"Dibilang, ini tidak terkait PKH. Namun silaturahmi. Ada calon Kades ingin bertemu dengan para ketua kelompok. Akan diberi uang pengganti transport," kata Polan mengutip perkataan oknum pendamping PKH.

Hal itu pun ditentang beberapa Ketua Kelompok. Menurut mereka, pilihan pada Pilkades Karing, hak pribadi setiap orang.

"Katanya hanya silaturahmi. Tapi diminta untuk mengajak anggota kelompok memilih calon itu. Saya bilang, pilihan urusan pribadi. Mana berani kami bilang sama anggota untuk memilih seseorang," kata sumber.

Sumber paruh baya itu melanjutkan, keesokan harinya, masuk pemberitahuan kepada mereka bahwa pertemuan yang dijadwal dengan salah satu calon Kades itu, dibatalkan.

Terpisah, oknum pendamping PKH ketika dikonfirmasi wartawan INVESTIGASINEWS.CO melalui seluler, Senin (22/11/21), tidak berhasil. Telepon tidak diangkat. Demikian dengan panggilan WhatsApp.

Sementara itu, atasan oknum pendamping PKH Kepala Dinas Sosial Kabupaten Dairi, Parulian Sihombing dikonfirmasi mengatakan, ternyata ia telah mengetahui informasi terkait dengan tindakan oknum pendamping PKH dimaksud.

"Sudah kita terima informasi itu dan sedang kita panggil. Konfirmasi nanti," kata Parulian.

Ditanya tindak lanjut, Parulian memastikan bahwa pihaknya akan turun ke Desa Karing, untuk memberi pencerahan kepada warga, bahwa PKH tidak boleh dipolitisasi.

"Pasti. Mewakili Kepala Dinas selaku koordinator pendamping nanti kita turunkan. Setelah yang bersangkutan hadir dulu di kantor hari ini," ucap Parulian.***

Laporan: M Rahman