Di Kabupaten Siak, Kisruh dan Baku Hantam Saat Pertandingan Sepak Bola Group C Liga 3 Zona Riau

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Di Kabupaten Siak, Kisruh dan Baku Hantam Saat Pertandingan Sepak Bola Group C Liga 3 Zona Riau

Rabu, 17 November 2021

INVESTIGASINEWS.CO

SIAK - Stadion Sultan Ismail Siak dijadikan tempat pertandingan group C Liga 3 Zona Riau. Saat pertandingan digelar antara PS Siak dan PS Duri, terjadi kisruh dan baku hantam.


Meskipun akhirnya bisa terkendali kembali. Hasil pertandingan, skor imbang 0:0. Video kisruh pertandingan PS Duri vs PS Siak ini sudah tersebar massif di media sosial.


Kericuhan terjadi di Grup C Liga 3 Asprov Riau, saat kesebelasan PS Duri berhadapan dengan PS Siak, Minggu (14/11/2021), di Stadion Sultan Ismail, Kabupaten Siak.


Informasi yang dapat dirangkum di lapangan, berawal dari pelanggaran yang dilakukan oleh pemain PS Siak pada penghujung babak kedua, terlihat adu mulut antara kedua belah pihak setelah terjadi pelanggaran.


Suasana bertambah ricuh saat tampak pemain PS Siak melayangkan tendangan ke pemain PS Duri.


"Kericuhan tersebut bahkan membuat sejumlah penonton juga masuk lapangan, namun masih bisa diredam," cerita R, salah satu penonton pertandingan sepakbola kepada media ini, Selasa 15/11/2021.


Lebih lanjut ia menjelaskan, sembari protes keras kepada wasit, Asisten Pelatih PS Siak masuk kedalam lapangan dan melayangkan pukulan kepada wasit pertandingan.


Sebagaimana terlihat jelas dalam video yang sudah beredar luas di media sosial.


"Insiden ini membuat wasit mengeluarkan dua kartu merah untuk Asisten pelatih PS Siak dan pemain nomor punggung 10 yang melakukan pelanggaran," ungkapnya.


"Pertandingan sempat terhenti, beberapa waktu kemudian dilanjutkan hingga selesai dengan skor imbang PS Siak 0:0 PS Duri," imbuhnya.

Ketika melihat video yang viral itu, tampak pria berpakaian warna merah dan celana hitam yang diduga sebagai Asisten itu masuk ke lapangan, dan tak segan terlihat langsung melayangkan pukulan kepada wasit, kemudian langsung diamankan oleh pemain dan dibawa keluar lapangan. Dengan kejadian ini, banyak warga Kabupaten Siak yang mengecam perbuatan oknum Asisten ini yang tak pantas untuk dicontoh.


"Seharusnya hal semacam ini tidak terjadi, berikanlah contoh yang baguslah kepada masyarakat Kabupaten Siak. Pesan saya pada masyarakat, tolong jaga ketertiban selama berlangsungnya pertandingan, percayakan sepenuhnya pada wasit yg memimpin pertandingan, Wasit juga dalam menjalankan tugasnya di awasi dan di pantau oleh PSSI," pesan salah satu mantan wasit sepakbola di Kabupaten Siak yang enggan disebutkan namanya.


"Saya juga menyarankan pada pelatih maupun asisten pelatih, agar senantiasa menghormati keputusan wasit di tengah lapangan. Wasit juga manusia biasa, tidak  lepas dari kesalahan dan keluputan, tidak ada seorang wasit yang sempurna dalam menjalankan tugasnya, pasti ada kekurangannya, untuk itu diharapkan janganlah main hakim sendiri dan  melakukan tindakan pidana," tegasnya.


Ketua PSSI Kabupaten Siak, ketika dihubungi media ini melalui telpon selulernya 0812-6681-xxxx tidak dapat menerima panggilan, dan ketika di-sms juga tidak dibalas hingga berita ini diterbitkan.***


Laporan: Sugianto

Gambar: Sreenshot Video Pertandingan