Resahkan Warga Pipa Minyak mentah PT PHR REGIONAL 1 ZONA 4 ADERA FIELD Bocor di Pemukiman Padat Penduduk

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Resahkan Warga Pipa Minyak mentah PT PHR REGIONAL 1 ZONA 4 ADERA FIELD Bocor di Pemukiman Padat Penduduk

Jumat, 22 Oktober 2021
INVESTIGASINEWS.CO
PALI SUMSEL - Pipa minyak mentah milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 Zona 4 Adera Field mengalami kebocoran di tengah permukiman padat penduduk, di Desa Purun Selatan Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel.
 
Informasi yang diterima dari warga setempat, P, kebocoran terjadi sejak pagi hari sekira pukul 06.00 WIB, Selasa (19 Oktober 2021).

Bau menyengat dan aliran minyak mentah berwarna coklat pekat  memenuhi drainase sekitar.
 
"Menyebarnya cairan minyak mentah itu, sempat berlangsung hingga sore hari tanpa penanganan dari pihak perusahaan. Warga sekitar menjadi cemas dan menghindari adanya nyala api", kata warga setempat, P.
 
Dari pantauan media ini, pada sore hari baru nampak ada petugas membersihkan minyak mentah berbahaya itu.

Mereka bekerja hingga malam untuk mencari sumber kebocoran pipa yang berada di box culvert di bawah jalan cor beton.
 
Dikatakan warga setempat lainnya, Yanto (45th), kebocoran pipa diduga akibat korosi. Mereka mengaku khawatir adanya ledakan akibat insiden yang berada di tengah permukiman padat penduduk itu.
 
"Warga mengetahui bocor pipa minyak milik Pertamina Adera sejak pagi, aliran minyak mentah langsung memenuhi drainase, di depan rumah-rumah warga," kata Yanto. 
 
Sementara itu, Kades Purun Selatan, Reza Pahlevi mengatakan bocornya pipa milik Pertamina Adera sangat meresahkan warga, khusus rumah warga yang berdekatan pipa minyak bocor. 
 
"Ibu-ibu di sekitar di sini takut masak takutnya minyak mentah menyambar kompor. Namun, hingga saat ini tidak sampai ada kejadian yang tidak diinginkan, seperti meledak atau kebakaran lainnya, dan sudah ditangani oleh Pertamina Adera," ujar Reza. 
 
Anggota Komisi II DPRD PALI, Tuti Ilsan SH, yang juga putra daerah setempat, mengatakan bahwa pihaknya akan menjadwalkan pemanggilan pihak Pertamina Adera Field atas seringnya terjadi korosi pipa minyak mereka.
 
Menurutnya, DPRD akan meminta klarifikasi dan keterangan terkait penanganan pasca bocornya pipa minyak Pertamina Adera tersebut.
 
"Kemungkinan kita akan panggil Pertamina Adera, apa yang menjadi penyebab seringnya korosi pipa minyak Pertamina Adera dan bagaimana penanganan pasca bocor minyak itu," kata Politisi Partai Demokrat itu, saat meninjau lokasi kejadian yang tak jauh dari kediamannya.
 
Terpisah, saat dikonfirmasi PT Pertamina Hulu Rokan ( PHR) Regional 1 Zona 4 Adera Field Manager, Dodi Tetra Didampingi PHR Adera II Field Comrel dan CID Zona 4, Erwin membenarkan adanya pipa minyak bocor dan sudah ditangani secara teknis maupun dengan koordinasi pemerintah setempat. 
 
"Kita kirim tim ke sana untuk teknis, dan tim koordinasi ke pemerintah setempat, tim teknis diawal mematikan pompa minyak, membersihkan tumpahan minyak mentah serta menutup pipa rembas yang bocor yang saat ini masih berkerja. Sedangkan tim koordinasi untuk berkoordinasi dengan pemerintah setempat terkait, apa saja kerugian dari minyak mentah itu," kata Erwin. 
 
Disinggung ada kecemasan warga setempat akan terjadi hal yang tidak diinginkan seperti pipa meledak. Alumni Universitas Sriwijaya ini menyampaikan agar warga jangan khawatir, karena pipa minyak yang bocor tidak mengandung gas. 
 
"Kita sudah hubungi dari petugas dan hasil laboratorium tidak mengandung gas, artinya tidak menyambar api", tegas Erwin***

Laporan: MD