Polres Dairi Lakukan Razia Rutin Terhadap Balap Liar Dan Knalpot Blong Sepeda Motor

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Polres Dairi Lakukan Razia Rutin Terhadap Balap Liar Dan Knalpot Blong Sepeda Motor

Minggu, 17 Oktober 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
DAIRI - Kapolres Dairi, Akbp Wahyudi Rahman S.H, SI.K, M.M melalui kasat lantas Polres Dairi Akp Herliandri, SH mengatakan, pihaknya akan terus menggelar razia sepeda motor yg melakukan aksi balap liar dan penggunaan knalpot blong yg tidak sesuai standart.

Razia dilakukan Sabtu malam 16/10/2021 mulai pukul 21.00 WIB s/d 23.00 WIB berlokasi di seputar kota Sidikalang serta di seluruh wilayah hukum polsek jajaran Polres Dairi.

Razia dipimpin oleh Kbo Satlantas Polres Dairi Iptu WTP. Sinaga, Pawas Ipda T. Panggabean, SE serta para Kapolsek sejajaran Polres Dairi.

Kegiatan razia yang rutin dilaksanakan oleh Polres Dairi ini, untuk menjaga situasi keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang sudah sangat kondusif di kabupaten Dairi, serta menyikapi pengaduan masyarakat yang merasa terganggu dengan aktifitas balapan liar dan juga penggunaan knalpot blong pada sepeda motor roda dua.

Dalam kegiatan razia tersebut sebanyak 5 (Lima) unit sepeda motor yang ditilang dan disita untuk diamankan di Mako Polres Dairi. 

Piket Pawas Polres Dairi juga memberikan bimbingan dan arahan kepada pengemudi R2 tersebut yang rata-rata adalah para remaja agar tidak mengulangi perbuatannya, juga menyarankan kepada pengemudi atau pemilik ranmor yang disita.

"Untuk melengkapi surat-surat sepeda motornya sesuai dengan standart dan setelah itu kenderaan akan dikembalikan", tegasnya.

Dalam keterangannya kepada awak media, Akp Herliandri, SH menghimbau kepada para orang tua agar tetap melakukan pengawasan atau kontrol terhadap anak anaknya sehingga tidak melakukan balap liar serta tidak mempergunakan knalpot blong.

"Tidak berkeliaran pada malam hari terutama pada saat pandemi covid 19 agar meminimalisir dan menghentikan penyebaran wabah tersebut", ungkap Herliandri.***MB Purba