Ketua P2T, Albertus Itolo Daeli, Proyek Pembangunan di SD Hilifamaogo Nisbar Dinilai Asal Jadi

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Ketua P2T, Albertus Itolo Daeli, Proyek Pembangunan di SD Hilifamaogo Nisbar Dinilai Asal Jadi

Sabtu, 16 Oktober 2021
INVESTIGASINEWS.CO
Nias Barat - Ketua Pemuda Peduli Desa (P2T), Albertus Itolo Daeli, menyikapi Proyek Pembangunan Gedung SDN Hilifamaogo di Nias Barat yang diduga banyak Kejanggalan.

Abertus Itolo Daeli sebagai Ketua Pemuda Peduli Desa Tigaserangkai P2T saat ditemui awak media di kediamanya, pada Kamis 14/10/2021 menyampaikan bahwa ia melihat pembangunan yang ada di wilayah Desa Tigaserangkai, Kecamatan Lahomi, Kabupaten Nias Barat yakni Pembangunan di SDN Hilifamaogo ditemukan banyak  kejanggalan.

"Diantaranya bahan material yang digunakan tidak layak pakai, batu, pasir, batu tembok, juga demikian, sehingga sangat diragukan kwalitas dan mutu pembangunan tersebut", ujarnya. 

Albertus Itolo Daeli juga menambahkan tentang Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yanh menegaskan sebagaimana dalam Pasal 28 F Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyebutkan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya.

"Proyek di SDN Hilifamaogo papan proyek yang dipasang tidak jelas terkait anggaran didalamnya pembangunan yang dimaksud, karena yang dimuat dalam papan proyek tersebut nilai anggaran keseluruhan, beberapa sekolah yang dikerjakan oleh pelaksana proyek di Kepulauan Nias tidak transparan", sambungnya. 

Ia mengharapkan kepada menteri PUPR dan PUPR Provinsi Sumatera Utara agar pelaksanaan pembangunan gedung sekolah anggaran dari provinsi/ pusat yang ada di daerah Kabupaten Nias Barat agar benar benar sesuai juknis yang ada dan pelaksana proyek perlu mempertanggung jawabkan bila ada kerugian negara yang di maksud.

Tentu dalam hal ini beberapa media sosial control untuk mengawasi proyek tersebut kesulitan karna nilai anggarannya tidak ada didalam papan proyek tersebut. 

"Juga sampaikan akibat pekerjaaan tersebut sangat mengganggu pengguna jalan raya di sepanjang di daerah SDN Hilifamaogo", tutupnya Albertus Itolo Daeli.

Laporan: Sedarius Gulo