Vaksinasi Merdeka Pondok Pesantren dan Rumah Ibadah, Sasar MTsS Muhammadiyah Sinabang

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Vaksinasi Merdeka Pondok Pesantren dan Rumah Ibadah, Sasar MTsS Muhammadiyah Sinabang

Kamis, 23 September 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
Simeulue - Bhakti Polri untuk Negeri terus dilakukan Polres Simeulue melalui gerakan Vaksinasi Merdeka Pondok Pesantren dan Rumah Ibadah. 

Hal itu sekaligus mendukung percepatan program vaksinasi covid-19 yang intensif dilaksanakan Polri dan Pemerintah.

Kapolres Simeulue AKBP Pandji Santoso, S.I.K, M.Si saat ditemui awak media menjelaskan, gerakan Vaksinasi Merdeka Pondok Pesantren dan rumah ibadah dilakukan Polres Simeulue, dan hari ini sasaran kita yaitu para santri dan pelajar sekolah, salah satunya MTsS Muhammadiyah Sinabang.

Itu juga sebagai upaya jemput bola untuk memaksimalkan program vaksin covid-19 di Kabupaten Simeulue.

"Langkah jemput bola ini dilakukan untuk bisa memberikan pelayanan vaksin covid-19 lebih maksimal dengan pelajar dan masyarakat," kata Pandji Santoso, Kamis (23/9/2021).

Dijelaskan, AKBP Panjdi Santoso kegiatan vaksinasi Merdeka kali ini dengan menyasar para santri (i) sekolah MTsS Muhammadiyah Sinabang.

Jumlah yang mendaftar sebanyak 75 orang menjadi sasaran vaksin covid-19.

Yang divaksin sebanyak 70 orang, sementara 5 orang ditunda karena gangguan kesehatan.

"Mereka mendapatkan dosis pertama vaksin covid-19 jenis Sinovac. Berikutnya kami berharap kedepannya santri (i), pelajar dan masyarakat yang mengikuti kegiatan vaksin covid-19 semakin banyak," ucap Kapolres Pandji Santoso.

Lebih lanjut diungkapkan Kapolres Simeulue AKBP Pandji Santoso pelaksaan vaksinasi Merdeka sendiri merupakan salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus corona di kalangan santri (i), pelajar, maupun masyarakat.

Target yang ingin dicapai yakni terwujudnya Herd Immunity, dengan demikian mata rantai penyebaran virus corona bisa diputus bila vaksinasi bisa dilaksanakan setidaknya pada 70 persen santri (i), pelajar maupun warga.

"Untuk itulah, kami Polri Polres Simeulue berupaya terus membantu masyarakat untuk segera mencapai Herd Immunity melalui gerakan Vaksinasi Merdeka Pondok Pesantren dan Rumah Ibadah." Tutup Kapolres Simeulue AKBP Pandji Santoso, S.I.K, M.Si.***

Laporan: Uris