Harga Bawang Merah dan Bawang Putih Tak Lagi Menjanjikan, Bahkan Merosot Total

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Harga Bawang Merah dan Bawang Putih Tak Lagi Menjanjikan, Bahkan Merosot Total

Sabtu, 18 September 2021
INVESTIGASINEWS.CO
NASIONAL. Sejumlah petani bawang merah dan bawang putih menjerit khususnya di Pasar Legi Ponorogo Jawa Timur, Sabtu (18/09/2021).

Belom lagi dibayang bayangi dengan anjloknya harga hari pun pasar dibanjiri bawang merah dari luar daerah seperti Nganjuk dan sekitarnya,sampai turunnya harga membuat sebagian pedagang cuma bisa meneteskan air mata.

Nur Amin (56th) petani brambang dari balong ini pun dengan anaknya susilo (28th) mengeluhkan hal sama karena harga ditingkat petani saat ini mencapai 12 hingga 14 ribu rupiah.

"Harga tersebut dinilai belum menguntungkan mengingat harga bibit mahal sementara biaya perawatan tinggi", ujarnya.

Cuaca ekstream mulai membuat harga berkurang, membuat tanaman brambang diserang ulat bahkan mengakibatkan petani harus banting harga.

Akibatnya pertumbuhan tanaman pun tidak sesuai dipasaran,belom lagi biaya perawatan yang semakin hari semakin bertambah mahal

"Jika beruntung, 1,5 kotak lahan bisa menghasilkan 4 ton namun sekarang sangat amat sulit dikendalikan", ungkapnya.

Ia juga memperkirakan, bahwa panen nanti diperkirakan turun tinggal 3 ton saja. Saat ini usia tanamannya 35 hari dan satu bulan lagi panen belom lagi biaya perawatan yang mahal tidak sesuai dengan harga jual yg sangat terbilang murah dipasaran. 

"Semoga saja saat panen stock brambang di pasaran sudah menipis sehingga harganya tidak terlalu rendah bahkan ada laba lebih untuk bercocok tanam kembali, jika sudah banyak petani brambang dan bawang yang beralih ke yang lainnya karena tidak menguntungkan", tutupnya.

Laporan : DK88
Kabiro Ponorogo