Wakil Bupati Langkat: "Ini Rumah Rakyat, Untuk Apa Sombong dan Arogan"

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Wakil Bupati Langkat: "Ini Rumah Rakyat, Untuk Apa Sombong dan Arogan"

Selasa, 31 Agustus 2021
Keterangan Foto: Cakap-Cakap: Wakil Bupati Langkat (Ondim), berbaju Kuning, saat menerima tim Cakap-Cakap di kantornya, Senin (30/8/2021).

INVESTIGASINEWS.CO
LANGKAT - Konten Cakap-Cakap di Warung Kopi yang digagas, M. Sajari, Budi Zulkifli, SH dan Sudarmaji mulai memasuki babak baru. 
Sebab mereka tidak lagi fokus shooting di warung kopi jurnalis Jarik 49 seperti biasanya. 

Setelah sempat shooting di alam terbuka, Alun-Alum T. Amir Hamzah, mereka pun shooting di kantor Wakil Bupati Langkat,  Senin (30/8/2021). 

Pasalnya, mereka diundang Wakil Bupati Langkat, H. Syah Affandin, SH (Ondim) untuk cakap-cakap di kantornya. 

"Yah, gemetar juga ah, sebab ini kali pertama aku menginjakkan kaki di kantor ini. Megah juga ya"- ujar Sudarmaji sambil tersenyum dengan gayanya yang lucu itu.

Kedatangan mereka pun disambut hangat oleh Bapak Wakil Bupati Langkat itu.  

Hal itu awalnya menepiskan anggapan bahwa saat ini memang terbentang jarak yang jauh antara pemimpin dengan rakyatnya.

"Jangan beranggapan seperti itu. Kalian sendiri sengaja saya undang kemari untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa kantor ini adalah rumah masyarakat. Jadi,  silahkan datang kemari. Kami siap untuk mendengarkan keluh kesah masyarakat, sebab kami yang sekarang duduk di sini ini adalah pilihan masyarakat. Jadi, untuk apa sombong dan arogan. Kami juga tidak ingin jika ada masyarakat yang kecewa karena telah memilih kami, pada saat Pilkada yang lalu", ujar Wakil Bupati, Ondim.

Lebih lanjut mengenai Cakap- Cakap Warung Kopi yang kadang-kadang menyentil Pemerinta Kabupaten Langkat, Ondim pun hanya tersenyum. 

 Menurutnya,  itu adalah hal yang biasa, yang harus disikapi dengan baik

"Ya, kadang-kadang memang harus disentil supaya kita tahu apa kekurangan kita. Makanya, sampaikanlah kritik yang sehat dan membangun. Kalau ini, yah belum apa-apa dan masih dalam tahap yang wajar. 
Saya senang", ujarnya sambil tersenyum.

Masuk Koalisi.

Yang tak kalah menariknya, saat Ondim ditanya soal partainya, PAN yang masuk koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Keputusan itu langsung disambut dengan kritik yang tajam oleh salah satu partai politik. Untuk itu Ondim pun menegaskan partai tersebut, tak pantas menggurui PAN soal masuk koalisi.

Ketua Dewan Kehormatan DPW PAN Sumut itu mengatakan, bahwa dengan masuk  koalisi pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan membuat kontribusi mereka lebih nyata dalam memberikan koreksi yang bersifat konstruktif bagi jalannya pemerintahan, sebab PAN tetap fokus pada upaya memperjuangkan kepentingan rakyat. 
Jadi, jangan bilang PAN 'bermuka dua' seperti yang dilontarkan oleh sekretaris partai itu.
 
"PAN tetap partai yang kritis. Jadi, tidak pantas partai itu menggurui PAN soal cara berpolitik. Berpolitik itu banyak seni dan caranya untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Dan itu tadi, PAN akan menjadi bagian internal untuk bisa melakukan koreksi dari dalam", tetangnya.

Karena itu, Ondim pun mengimbau agar politisi partai itu lebih baik fokus saja dengan partai mereka sendiri dan tidak mendompleng popularitas dengan mengkritisi langkah politik dari partai yang lain.

"Nasehat saya untuk para pengurus partai itu, silahkan urus partai kalian sendiri dan berjuanglah untuk bisa lolos parliamentary threshold agar bisa lolos menjadi peserta di Pemilu 2024 yang akan datang", tutup Wakil Bupati Langkat itu.***Subur Syahputra.