Rapat Koordinasi Pemuda Pancasila PAC Dayun beserta Ketua-Ketua Ranting dan Para Kader PP Se-Kecamatan Dayun, Digelar

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Rapat Koordinasi Pemuda Pancasila PAC Dayun beserta Ketua-Ketua Ranting dan Para Kader PP Se-Kecamatan Dayun, Digelar

Senin, 16 Agustus 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Untuk merapatkan barisan mengembangkan sayap organisasi yang berlandaskan Pancadila, PAC PP Kecamatan Dayun gelar rapat koordinasi, Senin, 16/08/2021.

Ketua PAC PP Dayun, Bung Sahari Pangi, mengarahkan kepada para ketua-ketua Ranting untuk bisa bersinergi dan menjadi partner  terhadap penghulu kampung untuk menggiatkan bakti sosial, gotong royong di mading2 ranting. 
"Benar, mari kita giatkan dan lebih bersinergi lagi dengan pemerintah desa yang ada di sini, guna membantu masyarakat yang membutuhkan kita, seperti donor darah, bencana alam dan lain sebagainya", terang Ketua PAC Dayun, Sahari Pangi.

Sekilas sejarah Pemuda Pancasila:

Organisasi Pemuda Pancasila dideklarasikan berdirinya pada 28 Oktober 1959 di Jakarta. Adalah Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) yang membidani kelahiran organisasi tersebut. IPKI merupakan sayap politik dari para petinggi militer yang masih aktif dalam kedinasan.

Tokoh-tokoh pendirinya adalah A. Yani, A.H. Nasution, Gatot Subroto dan masih banyak lagi. Mereka tidak dapat langsung bermain di kancah politik, karena memang undang-undang melarang militer aktif melakukan kegiatan politik praktis.

IPKI dilahirkan guna mengemban tugas mulia yakni melindungi NKRI dari rongrongan bahaya laten komunis yang kala itu dimotori oleh PKI.

Setiap gerakan PKI selalu dikontrol dan dibayang-bayangi oleh IPKI. Ketika PKI melakukan manuver politik dengan mendirikan organisasi Pemuda Rakyat, dengan sigap IPKI mendirikan organisasi Pemuda Pancasila pada 28 Oktober 1959.

Sejak awal berdirinya, Pemuda Pancasila tidak pernah sepi dari gerakan untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Ketika Pancasila dalam ancaman dan hendak dirongrong oleh barisan Pemuda Rakyat beserta kekuatan PKI, dengan sigap kader-kader Pemuda Pancasila tampil sebagai perisai penyelamat.

Sekitar tahun 1965 ketika PKI gencar menelusup di segenap sendi kehidupan masyarakat, kerap berhadapan secara fisik dengan anggota Pemuda Pancasila. Sejarah mencatat beberapa kali terjadi bentrokan fisik yang menewaskan anggota organisasi dari kedua belah pihak.

Peristiwa gugurnya kader-kader Pemuda Pancasila itu dicatat sebagai peristiwa heroik yang dijadikan api semangat dalam menegakkan panji-panji organisasi.

Ikrar Pemuda Pancasila:

1. Bertanah Air satu, Tanah Air Indonesia.
2. Berbangsa Satu, Bangsa Indonesia.
3. Berbahasa Satu, Bahasa Indonesia
4. Berideologi satu, Ideologi Pancasila
Laporan: Sumaryadi
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO