Anggota DPRD Muaro Jambi, Usman Halik, Tanggapi Kekhawatiran Adi Maryanto, Terakit Anggaran Refocussing. Rehab Pendopo dan Kantor PUPR Muaro Jambi Jadi Sorotan

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Anggota DPRD Muaro Jambi, Usman Halik, Tanggapi Kekhawatiran Adi Maryanto, Terakit Anggaran Refocussing. Rehab Pendopo dan Kantor PUPR Muaro Jambi Jadi Sorotan

Jumat, 27 Agustus 2021
INVESTIGASINEWS.CO
MUARO JAMBI - Menanggapi kekhawatiran Adi Maryanto, Sekjen Forum Lintas Komunikasi  LSM Muaro Jambi, Usman Halik Anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi, yang salah satu tupoksinya dalah pengawasan, angkat bicara.

Menanggapi pandangan Adi Maryanto tersebut, Usman Halik dari fraksi PDI -P memberikan pendapatnya.

Bahwa dirinya juga khawatir terhadap pendemi Covid-19 yang saat ini sudah naik ke level 4, karena ia merasa Pendemi Covid-19 akan mengancam ekonomi rakyat kedepannya.

"Kalau kami melihat terkait kekhawatiran itu, kami anggap wajar - wajar saja. Kami juga khawatir " ucap Usman Halik, Jum'at  27/08/2021.

Menurut Usman Halik, anggota DPRD sudah berupaya semaksimal mungkin terkait dengan pemotongan anggaran guna refocusing.

Namun panjang lebar pembicaraan menyentuh kepada pertanyaan urgensikah rehab Pendopo dan Kantor PUPR Muaro Jambi itu, dirinya menganggap rehab Pendopo dan kantor PUPR Muaro Jambi belumlah begitu urgent. Dirinya dan para dewan tidak setuju terkait hal itu.

"Itu yang kami sampaikan jugo, kami dari DPRD  pada perinsipnyo hal - hal macam itu, kami tidak setuju. Hal - hal yang tidak urgent itu, sudah kami sampaikan", tambah Usman Halik.

Ditambahkannya juga hal - hal yang dianggap tidak urgent untuk sementara tidak usah dikedepankan.

"Hal - hal yang tidak urgent tu yo jangan dulu dikedepankan, sudah kami sampaikan cuma kito kan cuma biso ngomong macam itu", lanjut Usman Halik.

Menyinggung permasalahan pemotongan anggaran Pokir, menurut Usman Halik, anggota dewan sudah menyampaikan ke Sekda, namun ternyata masih ada juga pemotongan anggaran Pokir.

"Yo untuk sementaro ko gawe kami yang  sudah jalan yo jalan kalau yang belum tu kami potong termasuk Pokir itulah yang di kutak dewan tu, kemaren pak Sekda sudah wanti - wanti jangan dipotong Pokir dewan, ternyato Pokir dewan lewat jugo", urainya.

Dirinya mengatakan Pokir dewan itu adalah aspirasi dewan yang disampaikan ke masyarakat dalam kegiatan reses, namun diduga kegiatan tersebut hilang juga.

"Pokir dewan tu untuk kami tidak jugo, kami ngerjokannyo tidak jugo, lewat situ dak jugo, cuma salahnyo tu kami kan reses, tu sudah berjanji dengan masyarakat ternyato itu hilang jugo", kata Usman Halik.

Dirinya juga mengatakan, keseimbangan antara Legislatif dan Eksekutif dalam menyampaikan tanggung jawabnya terhadap masyarakat adalah konstituensinya janji Dewan Legislatif kepada masyarakat.

"Cuma keinginan bupati harus jalan, aspirasi bupati jugo jalan, aspirasi kami jugo jalan, karena kami jugo punyo tanggung jawab terhadap konstituen kami yaitu masyarakat", paparnya menutup tanggapannya atas pendapat Adi Maryanto Sekjen Forum Lintas Komunikasi LSM Muaro Jambi.

Sebelumnya, Indra Gunawan, anggota DPRD Muaro Jambi dari fraksi PPP, juga sudah dimintai pendapatnya, terkait kekhawatiran Adi Maryanto, Sekjen Forum Lintas Komunikasi LSM Muaro Jambi.

Namun Indra Gunawan tidak mau banyak komentar, dirinya hanya mengatakan belum bersedia memberi komentar.

"Untuk saat ini belum", terangnya.

Baca juga:
https://www.investigasinews.co/2021/08/sekjen-forum-lintas-ormas-dan-lsm.html

Seperti sudah diberitakan sebelumnya, bahwa Adi Maryanto, Sekjen Forum Lintas Komunikasi LSM Muaro Jambi, khawatir atas refokussing dan penanganan covid-19.***

Penulis : Nurdin