Pengadaan Lahan SMAN 3 Kota Batu Bermasalah, Lolok; "Mark Up-nya 5000%"

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Pengadaan Lahan SMAN 3 Kota Batu Bermasalah, Lolok; "Mark Up-nya 5000%"

Senin, 05 Juli 2021
INVESTIGASINEWS.CO
Kota Batu - Pemilik Lahan SMAN 3 Kota Batu yang sebelumnya telah menjual lahan kepada Pemerintah Kota Batu hingga diduga berakibat pada kerugian negara berdasarkan audit BPKP akhirnya angkat bicara.

Pemilik lahan Lolok Lukmanto ketika dikonfirmasi melalaui Wahtsapp messangger meminta agar persoalan lahan SMAN 3 Kota Batu ini tetap dikawal dengan serius.

"Tolong masalah lahan SMAN 3 Batu tiap detik, menit, jam, dan hari terus diberitakan dan konfirmasi keseluruh Masyarakat Batu serta teramat sangat, tolong masukkan berita terus konfirmasi juga dengan Kejari, Kasi Intel, Kasi Pidsus dan lain - lain," katanya. Senin, (05/07/2021)

Sementara itu, ketika ditanyakan terkait harga lahannya per meter - persegi, Lolok menyampaikan bahwa lahan tersebut awalnya diberikan oleh salah satu orang baik di Kota Batu kemudian dijual dengan harga 5 Juta Rupiah per meter - persegi kepada Pemerintah Kota Batu.

"Ya dulu lahan itu saya nggak beli. Cuma di kasih saja. Ada warga batu yang baik hati. saya hanya di kasih teeuss dibeli Pemkot Batu satu meter-persegi 5 Juta Rupiah. Total pemkot bayar 40 Milyar Rupiah. Jadi mark up nya 5000%," ujar pria yang akrab disapa Lolok melalui Whatsapp Messangger.

Pemilik lahan yang dikenal ramah ini juga meminta kepada awak media agar dapat memberitakan kasus ini dengan serius agar dapat diketahui Publik.

"Tolong adik - adik wartawan tiap hari diberitakan ya saya sangat - sangat berterima kasih kalau adik - adik wartawan mau memberitakan kasus ini untuk konsumsi publik. Biar rame dari pada baca Komik," terangnya kepada awak media.***Jab