Kawasan Wisata dan Hunian Syari'ah Dreamland Malang Diduga Bermasalah Perizinannya

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM


Kawasan Wisata dan Hunian Syari'ah Dreamland Malang Diduga Bermasalah Perizinannya

Rabu, 28 Juli 2021
IINVESTIGASINEWS.CO
Malang - Kawasan Wisata dan Hunian Bersyariah Dreamland yang terletak di Desa Urek Urek, Kelurahan Asrikaton, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, Jawa Timur diduga masih bermasalah perizinannya. 

Hunian alami yang bernaung dibawah PT Sembilan Wali Nusantara yang bergerak di bidang property dan wisata ini diduga belum mengantongi izin, mulai dari ijin siteplan, IMB hingga Perencanaan Teknis (Pertek) yang dikeluarkan oleh BPN Kabupaten Malang. 

Hal ini terkonfirmasi langsung oleh RN salah satu staf Marketing Dreamland saat dikonfirmasi oleh tim media.

RN dalam pertemuan ini mengaku bahwa memang soal perizinan masih dalam proses.

“Memang soal perizinan mulai siteplan hingga IMB masih dalam proses mas, dan pengelola PT Sembilan Wali ini konsorsium dengan 9 invesetor dan saling melengkapi di PT ini,” ungkapnya kepada media saat ditemui beberapa waktu lalu.

Menurut RN, Badan Hukum PT Sembilan Wali Nusantara baru terbit tanggal 16 April 2021.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah salah satu staf Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPKPCK), yang tidak ingin disebutkan namanya, menegaskan proses pengurusan perizinan Dreamland masih dalam proses pengurusan.

“Perumahan dream land masih dalam kepengurusan izin mas dan proses pengurusan ijin siteplan yang jelas butuh waktu lama,” katanya dihubungi awak media, Rabu, (28/07/2021).

Sementara itu SN salahsatu Investor Dreamland saat dikonfirmasi terpisah mengakui bahwa informasi yang diterima tim media terkait perizinan Dreamland benar adanya, yakni sementara masih dalam proses pengurusan.

"Untuk perizinan Dreamland masih dalam proses pengurusan. Selain itu, untuk pembangunan di kawasan Dremaland juga belum dimulai," terangnya singkat.

Kendati demikian, dalam pantauan tim media, aktivitas promosi dan penjualan Dreamland sudah gencar dilakukan melalui jejaring media sosial Facebook dan Instagram.***

Laporan: Kaperwil Jatim - Jab.

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

Wabup Siak Husni Merza, Lepas Kalifah Ikuti 9 Cabang Lomba MTQ Riau di Dumai

Foto: Wabup Siak Husni Merza, Lepas Kalifah Ikuti 9 Cabang Lomba MTQ Riau di Dumai.  INVESTIGASINEWS.CO SIAK - Setelah melaksana...