Sekdes Desa Serdang Jaya Sambut Baik Sosialisasi Bank Tangga Raja

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Sekdes Desa Serdang Jaya Sambut Baik Sosialisasi Bank Tangga Raja

Kamis, 03 Juni 2021
INVESTIGASINEWS.CO
Tanjung Jabung Barat - Bank Tangga Raja adalah salah satu Bank Daerah yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi.

Dalam upaya untuk merangkul para nasabah, Bank Tangga Raja melaksanakan sosialisasi di Desa Serdang Jaya dengan program pinjaman tanpa anggunan buat perangkat desa.

Membuka acara sosialisasi yang diadakan di Aula rapat kantor Desa Serdang Jaya, mewakili Kepala Desa, penyampaian dari M. Haris Sekdes Serdang Jaya, menyambut baik acara sosialisasi yang diadakan oleh Bank Tangga Raja, Kamis 03/06/2021.

"Kami menyambut baik kegiatan sosialisasi dari Bank Tangga Raja yang ingin menawarkan program pinjaman bagi perangkat desa dan masyarakat yang ada di Desa Seradang Jaya", kata M. Haris saat membuka acara.

Dirinya juga menambahkan dan menerangkan pada perangkat Desa Serdang Jaya yang hadir dalam acara sosialisasi, bahwa Bank Tangga Raja sendiri pernah bekerjasama dengan desa Serdang.

"Bank Tangga Raja itu sendiri pernah bekerjasama dengan kita khususnya warga Desa Serdang Jaya dan dulu banyak nasabahnya didesa kita", jelas M. Haris.

Menanggapi sambutan Sekdes Serdang Jaya, perwakilan Bank Tangga Raja memberikan penjelasan.

"Kami disini mencoba menawarkan pinjaman bagi perangkat desa yang memiliki dengan anggunan atau tidak dengan anggunan", terang Dewi.

Dewi juga menambahkan pinjaman bagi masyarakat umum perlunya rekomendasi dari desa sebagai yang mengetahui.

"Bagi masyarakat yang punya usaha yang membutuhkan modal usaha bisa mengajukan pinjaman melalui rekomendasi dari Desa", tambahnya.

Ditambahkannya juga, Bagi perangkat desa maksimal 10 juta pinjaman tanpa anggunan.

"Maksimal 10 juta pinjaman tanpa anggunan bagi perangkat Desa yang melampiri SK perangkat desa", tutupnya.***

Penulis: Nurdin