Sejumlah 17 DPC Partai NasDem se-Surabaya Rajut Kebersamaan Menuju Partai NasDem Sukses Pemilu 2024

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Sejumlah 17 DPC Partai NasDem se-Surabaya Rajut Kebersamaan Menuju Partai NasDem Sukses Pemilu 2024

Minggu, 13 Juni 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
Trawas, Mojokerto - Kader Partai NasDem dan Pengurus DPC NasDem Surabaya mengadakan konsolidasi dan berkoordinasi ditempat wisata Trawas Mojokerto Selama 2 hari, Minggu, 13/6/2021.

Acara yang bertajuk " Sarasehan dan Konsolidasi" merajut kebersamaan menuju Partai NasDem Sukses Pemilu 2024 ini menghadirkan nara sumber yang berkompeten Drs, DR. SUKO WIDODO, M. Msi.

Dari 31 DPC Se Surabaya, 17 DPC hadir masing masing DPC mengirim 3 utusan dalam acara Sarasehan yang di gelar selama dua hari mulai hari Sabtu sampai Minggu, 12-13/6/2021. Maksud dan tujuan terselenggaranya acara karena adanya keinginan bersama membangun sistem dalam menghadapi dan sukseskan Pemilu 2024. 

Kegiatan dilaksanakan buat dua sesi, acara di mulai jam 19.30 dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan menyanyikan lagu Hymne Partai NasDem, doa, inti acara yang di sampaikan oleh DR. SUKO WIDODO, Drs. M. Msi., dan ditutup dengan menyanyikan lagu Mars Partai NasDem di hari Sabtu. Hari Kedua kegiatan ringan diawali dengan senam pagi dan dilanjutkan materi menyatu dengan alam. 

Ketua DPC Wiyung menegaskan, "Kita sebagai kader tidak boleh takut di pecat dalam menjalankan dan menjaga marwah partai, Gerakan Perubahan, Restorasi Indonesia, harus kita kedepankan, makanya kita sebagai kader harus menjadi garda terdepan dalam menyuarakan dan menyampaikan arti dari Restorasi Indonesia kepada masyarakat" tegas Babe sapaan akrab Cak Sutrisno

Acara ini dapat terlaksana karena didasari dari rasa kebersamaan dan gotong royong, satu visi Gerakan Perubahan, Restorasi Indonesia. Mengamankan suara Partai, menjaga konstituen adalah tugas para kader dan pengurus wilayah kerja masing masing, namun harus di imbangi dengan kebijakan yang tepat. Tidak mencederai semangat juang para kader kader militansi.***tim/edt/jab