Diduga Korsleting Listrik, Hanguskan Toko Tekstil

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Diduga Korsleting Listrik, Hanguskan Toko Tekstil

Minggu, 13 Juni 2021


INVESTIGASINEWS.CO
JATIM. Diduga akibat korsleting listrik, sebuah toko tekstil, Hayati Agung yang berada di jalan Sultan Agung, Ponorogo, Jatim, dilalap si jago merah, Sabtu 12/06/2021.


Kebakaran tersebut membuat panik pemilik toko serta masyarakat sekitar.


Api yang berasal dari rumah belakang toko kain itu sudah membesar membakar sebagian atap rumah.


Pemadam kebakaran tanggap dan cepat melakukan tindakan agar kebakaran tersebut tidak merembet ke toko lainnya maupun rumah warga sekitar.


Dengan dibantu warga masyarakat sekitar, pemilik toko nampak mengevakuasi barang daganganya berupa bahan kain untuk diletakan di tempat yang aman.


Atas kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya rumah pemilik yang berada dibagain belakang toko kain ludes terbakar.


Salah seorang warga setempat, Agus, mengatakan, bahwa kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik dibagian belakang toko kain.


"Dengan gerak cepat petugas pemadam kebakaran tanpa butuh waktu lama berhasil menjinakan kobaran api yang berada dibelakang toko kain tersebut agar tidak meluas dan merembet ke toko lainnya maupun rumah warga karena pemukiman padat,” ujarnya.


Agus juga mengaku kobaran api sulit dipadamkan sebab bagian yang terbakar merupakan kain tekstil.


"Gak ada ledakan, tahu-tahu terbakar. Tadi sempat sulit dipadamkan karena air terlambat," tambah Agus.


Kapolsek Ponorogo AKP Haryo Kusbintoro menambahkan petugas sempat kesulitan memadamkan air. Pasalnya, karena musim kemarau maka debit air sulit.


"Material sulit dipadamkan karena tekstil. Penyebab kebakaran masih dalam lidik karena belum bisa memadamkan. Total ada 3 bangunan, ruko dan bangunan lain," pungkas Haryo.


Pantauan wartawan, Jalan Sultan Agung yang biasanya dilewati 4 jalur kini hanya bisa dilewati 2 jalur saja. Akibat peristiwa ini, warga justru penasaran dan melihat langsung di lokasi kebakaran.


Laporan: Kaperwil Jawa Timur (DK88)
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO