Jelang Rapimwil PWPM Jatim, PDPM Kabupaten Malang Kirim Memo

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Jelang Rapimwil PWPM Jatim, PDPM Kabupaten Malang Kirim Memo

Jumat, 28 Mei 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
Kabupaten Malang - Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Malang memberikan beberapa cacatan dan masukan menjelang Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur yang rencananya berlangsung Sabtu dan Ahad (29-30/05/2021).

Ketua PDPM Kabupaten Malang Jumain S.PdI menuturkan, rapimwil yang akan dihelat pada Sabtu - Minggu mendatang di Tandes, Surabaya, dianggap perlu dijadikan momentum evaluasi kinerja PWPM selama ini.  

"Banyak catatan yang perlu diperbaiki, mulai pengaderan hingga keorganisasian. Sehingga ini kita jadikan sebagai ajang memperbaiki PWPM dari berbagai sisi," tegasnya.

Misalnya, sebagai organisasi kader,  PWPM Jatim dinilai urung maksimal dalam melakukan pengaderan di internal Pemuda Muhamadiyah, terutama kematangan ideologi. Padahal, kader merupakan ujung tombak  organisasi dan dakwah.

Jumain juga menganggap PWPM Jatim perlu lebih dewasa  dalam menyikapi dinamika yang berkembang di bawah.

"Jangan malah ikut memperkeruh persoalan, terutama di tataran PDPM," tegasnya.

Jumain melanjutkan, kepemimpinan di Muhamadiyah juga harus berpegang pada prinsip kolektif kolegial. Artinya, setiap keputusan sebaiknya diambil melalui cara-cara organisatoris dan terbuka. "Tidak boleh sepihak," ujarnya. 

Pihaknya juga meminta PWPM Jatim di bawah nakhoda Dikky Shadqomullah agar lebih produktif dan inovatif berorientasi pada penguatan gerakan Dakwah Pemuda Muhamadiyah di Jawa Timur. 

"Pimpinan di level wilayah juga jangan terkesan elitis. Hanya turun ke akar rumput untuk acara seremonial saja. Bahkan sulit ditemui oleh kader-kader Pemuda Muhammadiyah dari tataran bawah," tegasnya.

Karena itu, mereka meminta PWPM untuk menjadi uswah hasanah bagi semua kader Pemuda Muhammadiyah se-Jawa Timur. Harus ada sinkronisasi antara laku dan kata sebagai pemimpin.

Pria kelahiran Wagir, Malang, ini lantas mengajak seluruh PDPM se-Jawa Timur agar turut memberikan evaluasi demi kebaikan Pemuda Muhamadiyah Jatim ke depan.

"Kawan-kawan PDPM, kita sadar bahwa hari-hari ini ada kemunduran gerakan dakwah Pemuda Muhammadiyah dalam segala sisi, sehingga saya mengajak semua supaya menyatukan pikiran untuk bangkit," pintanya.***

Laporan: Hury