Oknum Dokter dan Kepala Puskesmas Rawat Inap Ini, Diduga Terlantarkan Pasiennya

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Oknum Dokter dan Kepala Puskesmas Rawat Inap Ini, Diduga Terlantarkan Pasiennya

Jumat, 12 Maret 2021
INVESTIGASINEWS.CO
Nias Barat - Sumut. Disinyalir ada oknum dokter dan oknum kepala puskesmas rawat inap, diduga terlantarkan pasien dan terkesan tidak perhatikan pasiennya, juga terkesan tidak ditangani serius oleh dokter.

Hal itu dikatakan salah seorang pasien kepada media ini, Kamis 11/03/2021.

Berawal dari salah seorang pasien yang menghubungi beberapa awak media melalui telepon selulernya dan mengeluh, atas pelayanan kesehatan di Puskesmas Rawat Inap Sirombu, pada hari Kamis 11/03/2021

Ironisnya di Puskesmas Rawat Inap Sirombu ini, empat hari sudah datang pasien yang mengalami penyakit gula, diduga dibiarkan begitu saja dan belum pernah di periksa oleh dokter, juga tak pernah dikasih makan pasiennya, kecuali pasiennya bawa nasi dari rumah oleh keluarganya. Hal ini dikeluhkan oleh keluarga pasien kepada awak media.

Saat ditemui pasien Ama Safa Maruhawa di ruangan rawat inap Puskesmas Sirombu, kepada wartawan menjelaskan masalahnya.

"Sudah empat hari saya di puskesmas ini tidak pernah di periksa oleh dokter, begitu juga kapusnya tidak pernah melihat saya, bahkan dikasih obat berupa paracetamol, ampicilin, dan obat lainnya," jelasnya

Lanjutnya, "Alat pemeriksaan gula darah dan alat pemeriksa kesehatan lainnya saya harus sewa dari luar puskesmas, karena alat pemeriksaan gula darah sudah dikurung di ruangan dokter," ucapnya

Kepala Puskesmas Sirombu, Kurniati Waruwu, saat dikonfirmasi melalui via telpon seluler mengatakan bahwa pasien bukan ditelantarkan.

"Bukan bermaksud ditelantarkan pasien itu, hanya saja dokter kita yang di puskesmas hanya dua orang, mereka sedang ada urusan, satu istrinya sedang melahirkan dan yang satu sedang mengikuti pelatihan," terangnya.

"Sementara alat tes kesehatan gula tidak ada persediaan di Puskesmas Rawat Inap Sirombu, karena sudah habis, dan sedang diajukan ke dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat," lanjutnya

Sesuai pantauan wartawan, saat tiba di ruangan Puskesmas Sirombu, terlihat dua orang PTT, dan satu pasien, namun pasiennya sangat mengeluh akibat kurang di perhatikan dalam pelayanan

Pihak puskesmas harus siap siaga untuk pelayanan pasien, apa lagi saat ini sedang covid-19, namun kelihatannya hanya dua orang PTT yang ada.

Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat sebagai atasan langsung dan pengawas, harus memperhatikan. Hingga berita naik, Kadinkes terkait belum bisa dihubungi.***
Laporan: Sedarius Gulo
Editor: Redaktur
INVESTIGASINEWS.CO