Datang ke Leuweung Keusik Tasikmalaya, Panglima Santri Uu Ruzhanul Ulum, Tuntaskan Masalah Tambang Pasir

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Datang ke Leuweung Keusik Tasikmalaya, Panglima Santri Uu Ruzhanul Ulum, Tuntaskan Masalah Tambang Pasir

Senin, 08 Maret 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
JABAR. Tasikmalaya. Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, datang pada pukul 9:30 WIB dan pulang untuk meninjau pertambangan  yang menjadi gejolak beberapa hari terakhir ini di Desa Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu 07/03/2021.

"Kami berharap masyarakat sekitar pertambangan dapat menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang merugikan", ujar Uu Ruzhanul Ulum,.Siap lokasi tambang.

Kedatangan dirinya ke lokasi tambang, untuk melihat secara langsung kegiatan tambang tersebut.

"Saya sudah mendengar, tapi saya belum bisa menyimpulkan, karena yang menentukan nantinya aparat penegak hukum. Tetapi kami disini menindaklanjuti yang menjadi harapan dan keinginan termasuk aspirasi bapak-bapak sesuai mekanisme yang ada", ungkapnya.

Ia juga berharap, agar warga mempercayakan kasus ini kepada pemerintah.

"Harapan kami masyarakat tenang, percayakan kepada kami jangan ada pengrusakan, dan juga jangan ada hal-hal lain yang menjurus kepada hal yan bertentangan dengan aturan", sambungnya.

Dan hasil sementara pertemuan, akan menghentikan sementara pertambangan sampai ada keputusan penegak hukum.
"Ini Negara Hukum. Hukum dibuat untuk keadilan. Hukum dibuat untuk ketengan. Hukum dibuat untuk kesejahteraan. Harus saling menghargai. Sampai adanya keputusan tetap yang diputuskan aparat penegak hukum melalui mekanisme yang ada. Ini adalah bukti sebagai keberpihakan kami kepada warga. Bukti perhatian kami Provinsi Jawa Barat dibawah Pimpinan Pak Emil Gubernurnya kepada masyarakat dengan hadirnya dan langsung kami tandatangan surat kesepakatan sementara. Dan hasil kegiatan ini kami akan melapor kepada tokoh, dan tolong hormati dan hargai keputusan ini", tutupnya.***

Laporan: Nur
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO