Diduga Kurang Perencanaan dan Minim Pengawasan, Dinas PUBM PALI, Normalisasi Sungai jadi Drainase

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Diduga Kurang Perencanaan dan Minim Pengawasan, Dinas PUBM PALI, Normalisasi Sungai jadi Drainase

Senin, 18 Januari 2021
INVESTIGASINEWS.CO
PALI SUMSEL - Dari penelusuran media INVESTIGASINEWS.CO melalui website resmi LPSE Kabupaten PALI, pekerjaan normalisasi Sungai Bernai menggunakan APBD PALI Tahun Anggaran 2020 lalu. senilai Rp.2,9 Miliar dengan Volume 3 Kilometer.
 
Dan pelaksana pekerjaan yakni PT Cahaya Muda Konstruksi yang beralamat di Alang-alang Lebar, Palembang, Sumatera Selatan. Sedangkan Satuan Kerja (Satker) adalah Dinas PU BM Kabupaten PALI.

Normalisasi yang dikerjakan terkesan asal-asalan oleh pihak kontraktor, dangkal, sempit diduga kuat disebabkan akibat kurangnya perencaan dan sangat minim pengawasan dari Dinas Terkait.

Hal itu dibeberkan oleh salah satu warga masyarakat yang tinggal di Perumahan Khusus PALI (RKP) Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Aan. Lokasi yang tak jauh dari Normalisasi tersebut
 
"Saya masyarakat sini tidak sepenuhnya menyalahkan kontraktor pak, dikarenakan ada dinas PU yang merencanakan dan mengawasi proyek tersebut, tapi sangat disayangkan pak paling hanya satu, dua kali pihak dinas tampak ada di lapangan cek lokasi ini, makanya proyek ini dikerjakan terkesan asal dan semaunya," papar Aan saat dibincangi wartawan

Aan juga menambahkan, proyek normalisasi yang dikerjakan menggunakan APBD TA 2020 hingga hari ini, ternyata masih dikerjakan.

"Kami hanya mengingatkan kalau sekarang sudah pertengan bulan Januari 2021 pak. Sebenarnya kalau masalah itu saya juga tidak faham sepenuhnya, yang sangat kami sayangkan setelah melihat keadaan yang ada seperti sekarang ini, dengan anggaran yang cukup besar, sungai yang biasa kami masyarakat sini gunakan untuk kebutuhan sehari-hari malah jadi dangkal, sempit (seperti drainase), ditambah longsor yang hampir memakan bahu jalan alternatif", jelasnya.

Guna mengkonfirmasi hal tersebur Wartawan INVESTIGASINEWS.CO mendatangi Kantor Dinas PUBM PALI untuk mewawancarai PLT Kadin PUBM yakni Hilmansyah, pada Senin pagi 18/01/2021 sekira pukul 09.30 WIB. 

Sambil menunggu giliran bertemu (maklum kan Kadin PU jadi tak heran kalau antrean lumayan panjang-red), setiba giliran wartawan INVESTIGASINEWS -+ pukul 13.10 WIB, tiba-tiba entah apakah layak dikatakan ajudan, algojo atau apalah, yang jelas anak buah sang Kepala Dinas memanggil nama orang lain. 

Sontak membuat wartawan INVESTIGASINEWS bertanya, "Boss bukannya giliran saya" cetus MD Bojes yang merupakan Kepala perwakilan media INVESTIGASINEWS untuk provinsi Sumatera Selatan ini.

Spontan saja anak buah Kadin PU menjawab "BAPAK DAK GALAK NERIMO KAU" yang diartikan (bapak tidak mau menerima kamu-red) 

Atas ucapan yang kurang enak di dengar tersebut, awak media mengkonfirmasi ucapan tersebut via whats app, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada pembenaran dan keterangan dari Kepala Dinas PUBM.***

Reporter: MH
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO