Bupati Beltim Resmikan Gedung Isolasi Khusus Covid-19

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Bupati Beltim Resmikan Gedung Isolasi Khusus Covid-19

Sabtu, 16 Januari 2021
INVESTIGASINEWS.CO 
BELTIM. RSUD Belitung Timur memiliki Gedung Isolasi khusus untuk Pasien COVID-19. Bangunan dan fasilitas senilai Rp 3,4 milyar itu diklaim baru satu-satunya yang dimiliki oleh Kabupaten/ Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
          
Peresmian Gedung Isolasi ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Beltim, Yuslih Ihza, Jum’at 15/01/2021.

Acara peresmian disaksikan oleh Forkopimda Beltim serta pimpinan OPD terkait.

Dalam sambutannya Plt. Direktur UPT RSUD Beltim Vonny Primasari mengatakan gedung isolasi memiliki 8 kamar khusus untuk pasien COVID-19 dengan gejala sedang dan berat. Setiap kamar untuk satu orang dengan dinding kaca tranparan yang dilengkapi dengan fasilitas ventilator udara.
          
“Empat kamar kita peruntukan untuk pasien COVID 19 dengan gejala kasus berat, tiga kamar untuk khasus sedang dan satu kamar khusus pasien yang menjalani persalinan,” ungkap Vonny.
          
Gedung yang terletak di seberang tempat isolasi pasien COVID 19 ini mempunyai banyak fasilitas, seperti, seluruh ruang isolasi tekanan negatif, bilik sterilisasi udara bagi dokter/perawat, EKG (elektrokardiogram), ruang rontgen serta depo obat tersendiri.
          
“Peralatan medis tersendiri semuanya kita pisah. Perawat masuk lewat pintu tersendiri. Semua ruangan juga pakai kaca untuk mempermudah perawat memantau kondisi pasien,” kata Vonny.
          
Namun ditekankan Vonny, jika Gedung Isolasi hanya khusus untuk merawat pasien dengan gejala sedang dan berat. Sedangkan pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) atau ringan tetap isolasi mandiri.
          
“Setelah hasil screening menyatakan arahnya ke sini, akan masuk ke sini. Sesuai dengan kondisinya, kalau memang sedang ada ruangan khususnya, begitu juga yang berat,” jelasnya.         
          
Dengan adanya fasilitas baru ini otomastis ruangan isolasi yang lama tidak akan digunakan. 

"Ruangan lama yang berada tepat di seberang gedung isolasi rencananya akan digunakan untuk tempat cuci darah", kata vony.
 
Di tempat yang sama Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza menyatakan, selain  Gedung Isolasi Khusus COVID-19 di RSUD Beltim, merupakan yang pertama beroperasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

"Kabupaten Beltim baru satu-satunya Kabupaten/ Kota yang memiliki ruangan isolasi dengan tekanan negatif, ungkap Yuslih.

Pembangunan Gedung Isolasi COVID-19 merupakan sarana dan prasarana yang bermutu untuk menunjang berbagai upaya pelayanan kesehatan, baik pada tingkat individu, keluarga maupun masyarakat terutama untuk mengendalikan pencegahan dan pengendalian serta penularan COVID-19.

“Dengan adanya fasiltas dan gedung baru dapat memudahkan dalam penanganan pasien COVID 19 di Kabupaten Beltim. Semoga dapat berfungsi secara optimal, tepat guna dan tepat sasaran,” ucap Yuslih.

Selain itu dengan fasiltas keamanan ruangan isolasi yang standard dan fasilitas terbaru lainnya, Yuslih ingin agar ruangan baru ini dapat meningkatkan motivasi khususnya bagi para tenaga kesehatan.

“Untuk memacu semangat para tenaga kesehatan dokter dan perawat yang bertugas di ruang isolasi RSUD Beltim lebih giat dan semangat lagi. Karena mereka adalah garda terdepan dalam melawan COVID ini,” ujar Yuslih.

Pembangunan Ruang Isolasi Tekanan Negatif COVID-19 di RSUD Beltim dimulai sejak 6 Juli 2020 dan selesai pada 12 Desember 2020. Bangunan dan fasilitas senilai Rp 3.485.474.000 ini menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler Tahun 2020.***

Reporter: Mulyadi
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO