Warga Keluhkan Jalan di Kampung Tuah Indra Pura, Siak, Rusak Parah. Masalah Jonder, Ini Kata Kabid Pertanian Siak

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Warga Keluhkan Jalan di Kampung Tuah Indra Pura, Siak, Rusak Parah. Masalah Jonder, Ini Kata Kabid Pertanian Siak

Minggu, 08 November 2020
INVESTIGASINEWS.CO
SIAK. Ahad 08/11/2020. Sebelumnya sudah pernah diberitakan terkait hancurnya jalan di sekunder 9, tepatnya di Kampung Tuah Indrapura, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau.

Bahkan karena diduga mobilisasi jonder milik dinas pertanian Kabupaten Siak yang terus lalu lalang, masyarakat meminta supaya jonder itu tidak beroperasi lagi. 

Namun, sampai saat ini, pantauan di lapangan Sabtu 07/11/2020, jonder masih saja melewati di jalan itu. Hal itu, diduga membuat  jalan semakin hancur dan berlobang.
Seperti terlihat di video, ketika itu, saat jonder diambil vedio oleh wartawan, operator jonder melarang dan tidak dibolehkan mengambil fotonya, dipegang pun jonder tidak dibolehkan.

Salah seorang pelangsir buah sawit di tempat itu, RB, yang mengunakan honda keranjang ketika dikonfirmasi mengungkapkan dan mengeluhkan jalan rusak.

"Dari pagi tadi pak sampai sekarang udah jam berapa, pukul 15:30 WIB, baru bisa satu trip sampai ke tempat penumpukan buah. Itulah pak, jalan rusak parah, pada hal jarak langsir buah cuma 18 km, tapi karena jalannya rusak parah, ya harus macam mana lagi, apa lagi musim hujan ini pak", keluhnya.

Ketika ditanya kendaraan apa aja yg melangsir buah sawit disini.

"Ada jonder, grandong dan honda mengunakan keranjang pak", ungkap RB.
Salah seorang warga setempat lainnya, Iwan (26th), warga Kampung Tuah Indrapura, saat melewati di jalan itu juga mengatakan, jalan ini pernah diperbaiki.

"Sebelumnya jalan ini sudah pernah diperbaiki bang, dengan cara gotong royong melakukan penimbunan di jalan ini. Tapi setelah diperbaiki jalan itu kembali rusak akibat dilalui  jonder-jonder pengusaha sawit itu membuat jalan bertambah hancur",  ujar Iwan.
Iwan berharap jonder sebaiknya jangan lewati jalan itu lagi, sebab jalan pasti akan semakin rusak.

"Kami berharap kepada pemilik jonder supaya tidak lagi mengoperasikanya atau melewati di jalan ini. Akibat dilewati jonder, jalan baru saja dibaiki, hancur lagi", keluh Iwan.

Menyikapi hal tersebut, Kabid Pertanian Siak, Sukaremi saat dikonfirmasi wartawan mengaku, bahwa ia sudah menegur.

"Kemarin sudah saya tegur kelompok atau pengelola jondernya. Bahkan sudah kita suruh alatnya kembali ke kelompok. Tapi dari berita yang saya terima, kok beroperasi lagi?", ujar Sukaremi dengan heran.

Sukaremi berjanji akan cek lagi dan tidak memperbolehkan jonder beroperasi jika disalahgunakan.

"Besok mau kita cek lagi, kita tidak membolehkan jonder itu beroperasi", tegas Kabid Pertanian Siak, Sukaremi.***
Reporter: Komar
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO