Warga Keluhkan Jalan Rusak, Diduga Akibat Mobil Sawit ODOL (Over Dimensi Over Load)

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Warga Keluhkan Jalan Rusak, Diduga Akibat Mobil Sawit ODOL (Over Dimensi Over Load)

Rabu, 21 Oktober 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. RABU 21/10/2020. Masyarakat Kampung Buantan Lestari dan Kemuning Muda Kecamatan Bungaraya, resah dengan banyaknya lubang di tengah jalan poros Kampung, akibat banyaknya mobil besar bermuatan buah kelapa sawit yang melebihi kapasitas. 

"Jalan poros Kampung Buantan Lestari menuju Kampung Kemuning Muda keadaannya sangat memprehatinkan. Lubangnya banyak sekali, bahkan sudah banyak memakan korban warga yang jatuh karena menabrak lobang lobang itu. Jalan rusak karena seringnya dilintasi mobil besar muatan sawit yang muatannya melebihi kapasitas," ungkap Supri, warga Buantan Lestari kepada INVESTIGASINEWS.CO, Rabu 21/10/2020.

"Kalau ingin tahu mobil ini muatannya seperti apa, silahkan bapak stanby tengah hari di simpang paket C atau simpang Tiga menuju ke PT.TKWL. Hampir setiap hari mobil ini bebas melintasi jalan poros ini dengan muatan yang luar biasa tingginya," imbuhnya.

Sementara, Marpuin, Kepala Dusun Buantan Lestari, ia mengaku sangat geram melihat mobil-mobil sawit yang muatannya melebihi kapasitas melintasi jalan poros kampung.

"Bagaimana tidak geram, jalan sudah rusak, tapi para pengusaha sawit yang memiliki mobil muatannya melebihi kapasitas. Ini bukan saja merusak jalan, tapi juga berbahaya bagi pengendara yang lain yang berpapasan dengan mobil ini, karena buahnya kalau sempat jatuh apa enggak mencelakai orang," ungkapnya.

Marpuin berharap, dinas terkait atau pihak yang berwenang untuk dapat menindak tegas para pemilik mobil yang meuatannya melebihi kapasitas.

"Kami berharap kepada Dinas Perhubungan atau satlantas untuk dapat menertibkan mobil-mobil ini, karena semakin hari semakin merajalela muatannya," harapnya.

Hal senada disampaikan Kepala Dusun Kemuning Muda, Yatno, ia mengaku keadaan jalan di Kampungnya memang semakin hari semakin rusak parah.

"Ya lihat saja sendiri mas, dari simpang pasar Kemuning Muda sampai ke Kampung Buantan lestari seperti apa jalannya, bukan satu atau dua saja lubang yang ada dijalan, tapi sudah puluhan lubang. Kita berharap pihak yang berwenang untuk dapat melakukan razia dijalan kampung ini, agar para pemilik mobil yang muatannya melebihi kapasitas bisa mengurangi muatannya," harapnya.

Kasat Lantas Polres Siak, AKP Rosna Meilani SIK, melalui Kanit Lantas  Bungaraya Aiptu Minasri ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa, untuk mobil yang muatannya melebihi kapasitas pihaknya selalu melakukan tindakan tegas dengan cara menilang mobil tersebut, namun karena kebandelan mereka, mereka masih saja melanggar.

"Kita hanya bisa menilang mobil-mobil yang muatannya melebihi kapasitas itu, namun karena pemiliknya orang kaya atau pengusaha, mereka bayar tilang itu, dan  mereka masih saja melanggarnya dengan berbagai macam alasan. Untuk itu, kita juga meminta kepada masyarakat bila mobil yang muatannya melebihi kapasitas melintasi jalan poros, untuk di stop, dan hubungi kami," tegasnya.

Untuk saat ini, kata Minasri, pihaknya sedang sibuk mengawasi dan mengatur lalulintas jalanya kegiatan agenda kampanye calon bupati dan wakil bupati pilkada 2020. Selain itu juga, agenda lain yaitu penertiban dan penerapan protokol kesehatan Covid-19, sehingga belum bisa melakukan razia secara rutin.

"Untuk itu, kita minta kerjasamanya masyarakat untuk sama-sama mengawasi kendaraan yang muatannya melebihi kapasitas, tanpa kerja sama yang baik dengan masyarakat, tentunya para pengusaha yang bandel ini akan terus melanggar peraturan lalulintas," pungkasnya.

Reporter: Sugianto
Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO