Warga Bungaraya Merasa Kecewa, Pembangunan Pipa Pompanisasi Diduga Merusak Saluran Pembuangan Air yang Dibangun Masyarakat

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Warga Bungaraya Merasa Kecewa, Pembangunan Pipa Pompanisasi Diduga Merusak Saluran Pembuangan Air yang Dibangun Masyarakat

Minggu, 04 Oktober 2020


INVESTIGASINEWS.CO 

SIAK. Ahad 04/10/2020. Warga Kampung Bungaraya, Kecamatan Bungaraya kecewa dengan adanya pembangunan Peningkatan DR Siak Kiri Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak (TAHAP- l) kususnya  pemasangan Pipa Pompanisasi di Kampung Bungaraya yang disinyalir merusak saluran pembuangan air yang sudah dibangun masyarakat secara gotong royong.


Pipa besar pompanisasi yang dibangun ini peletakannya tanpa koordinasi dengan masyarakat, sehingga berdampak pada lingkungan.


Hal tersebut disampaikan oleh Marduan, Kepala Dusun Sido Mulyo, Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak.


"Kami sangat kecewa dengan pihak perusahaan yang tanpa koordinasi dengan pemerintahan kampung untuk melakukan pemasangan pipa pompanisasi, mereka memasang pipa seenaknya sendiri tanpa memikirkan imbas di lingkungan masyarakat", ujarnya.


Marduan sebelumnya mengira pipa ini dibangun lurus langsung melalui bawah jembatan, namun ternyata sesampai di jembatan, dibelokan ke kiri ke saluran pembuangan air yang dibangun masyarakat tanpa koordinasi dengan masyarakat.  


"Bahkan, pipa untuk pembuangan air yang kami bangun secara swadaya dan gotong royong ini dirusak, dan diganti dengan pipa pompanisasi, sehingga air terhambat," sambung Marduan, Kepala Dusun Sido Mulyo kepada media ini, Minggu 04/10/2020.


Kepala Dusun yang mewakili masyarakatnya ini mengaku geram, karena pipa penyalur pebuangan air yang dibangun masyarakat dirusak, dan ia menilai pihak perusahaan tidak menghargai masyarakat tempatan.


"Pihak perusahaan ini tidak punya hati nurani dan tidak menghargai masyarakat Bungaraya yang sudah bersusah payah bergotong-royong membangun pipa pembuangan air, dan kami sangat kecewa sekali", ungkapnya lagi.


Selain itu, pipa ini setengah-setengah melintang di kanal tempat pembuangan air, artinya, tidak keatas juga tidak kebawah tanah, sehingga bila musim hujan tiba, pipa ini menghalangi dan menghambat pembuangan air dari sawah," jelasnya lagi.

 

Lebih lanjut pria yang selalu aktif di segala kegiatan masyarakat ini mengatakan bahwa, dirinya bersama Bapekam, Kadus  dan aparat kampung lainnya juga sudah menglarifikasi kepihak PT. Sabar Jaya Karyatama yang membangun pipa pompanisasi hingga ribut-ribut di TKP, sehingga diadakan pertemuan dengan direktur perusahan, namun mereka tidak mau memenuhi keingan masyarakat.


"Padahal keinginan masyarakat ini meminta pipa pompanisasi ini digeser satu atau dua meter dari pipa pembuangan air yang sudah kami bangun. Yang kedua, pipa ini di naikkan atau di tengelamkan kedalam tanah, kususnya yang menghalangi kanal tempat pembuangan air agar air bisa berjalan dengan lancar," tegasnya.


"Terkait hal ini, kami juga melapor ke ketua DPRD Siak, pak Azmi, dan pihak DPRD Siak akan memanggil pihak perusahaan dan pemerintah kampung untuk menyelesaikan masalah ini. Selain itu, kami juga sudah koordinasi dengan pak camat, beliau mendukung asal itu kemauan masyarakat," imbuhnya.


Camat Bungaraya Amin Soimin ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya berkali-kali tidak diangkat, di SMS juga tidak dibalas.

   

Sementara itu, Raja, Pelaksana Lapangan dari PT.Sabar Jaya Karyatama ketika dikonfirmasi melalui telpon seluler tidak memberikan keterangan atau komentar sedikitpun mengenai masalah itu, dirinya menyarakan awak media untuk menghubungi Humasnya atas nama Jayak.


"Gini ajalah bang, hubungi saja pak Jay, pak Tora Jayak sebagai Humasnya. Jadi saya tak bisa juga mengasih argumen saya ke bapak juga karena kita sudah ada Humasnya, nanti saya kirimkan nomer hpnya," ujarnya dengan singkat.


Pengawas PU atau BMP Propinsi Riau Sarif ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan bahwa, awak media disuruh menghubungi kontraktornya, atau disuruh datang ke kantornya.


"Itu konfermasinya ke bos saya pak, atau bapak hubungi kontraktornya. Atau kalau tidak kekantor saja (kantor PU Pemprov Riau)," ujarnya dengan singkat.  


Selang beberapa menit kemudian, Humas PT. Sabar Jaya Karyatama Tora Jayak menghubungi melalui telpon selulernya, pihaknya mengakui bahwa ada permasalahan dengan masyarakat tempatan terkait pemasangan pipa pompanisasi.


"Iya, kemarin memang ada masalah dengan pemasangan pipa Pompanisasi di Kampung Bungaraya, masalah saluran air yang tertutup oleh Pipa Pompanisasi, namun karena sudah terlanjur  terpasang, tentunya nanti akan kita carikan solusinya," pungkasnya.***


Laporan: Sugianto

Editor: Redaktur INVESTIGASINEWS.CO