Angota DPRD Siak, Nelson Manalu, Kunjungi PT. PLN Belutu Kandis

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Angota DPRD Siak, Nelson Manalu, Kunjungi PT. PLN Belutu Kandis

Selasa, 30 Juni 2020
INVESTIGASINEWS.CO
SIAK. Selasa 30/06/2020. Kantor Cabang PT Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) Persero Sub Rayon Belutu Kecamatan Kandis Kabupaten Siak Riau dikunjungi Oleh Anggota DPRD Siak Lintas Komisi khusus Daerah pemilihan Siak 4. Minas, Kandis dan Sungai Mandau, beberapa waktu lalu.

Ada pun Kedatangannya, untuk mempertanyakan sejumlah keluhan masyarakat dapil Siak 4 terkait jaringan listrik PLN, hingga saat ini sejumlah keluhan dari masyarakat belum terealisasikan oleh pihak PLN, diantaranya pengadaan jaringan listrik di wilayah GS 5 Minas Barat sampai saat ini mandek pengerjaannya.

Ia juga mempertanyakan keluhan masyarakat Kecamatan Kandis terkait banyaknya posisi kabel yang semerawut di seputaran lingkungan rumah-rumah warga dianggap tidak sesuai SOP yang tentunya dapat membahayakan keselamatan Masyarakat.

“Bahwa PT. PLN mengalami kendala dan hambatan di karenakan adanya permasalahan dengan PT Chevron Pasific Indonesia (PT CPI), yang mana pihak CPI melarang pihak PT PLN untuk mendirikan tiang dengan posisi terlalu dekat dengan pipa minyak mentah maupun tiang powerline milik PT CPI, sebab tiang yang sudah berdiri saat ini kata dia jaraknya terlalu dekat dengan pipa milik PT CPI oleh karena itu sampai saat ini pihak PLN belum bisa berbuat apa-apa", ungkap Manalu.

Karena hal ini berhubungan dengan PT. Cevronnya nantinya ia akan adakan Rapat dengan Pihak PT. Cevron yang akan membahas tentang tidak maunya pihak Cevron untuk memberikan lahan mereka.

“Hal ini akan kita upayakan untuk membuat agenda Khusus antara DPRD, PT. PLN dan PT. Cevronnya agar kita akan mendapatkan solusinya bagaimana bisa mengatasi permasalahan listik ini kedepan dan bisa menrangi masyarakat di Minas barat tersebut", turup Manalu.***kom.red