Aksi Balap Liar di Jembatan Teluk Mesjid Resahkan Warga

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Aksi Balap Liar di Jembatan Teluk Mesjid Resahkan Warga

Selasa, 09 Juni 2020
Investigasinews.co
SIAK. Selasa 09/06/2020. Berbagai tanggapan negatif tentang aktivitas balapan liar di jembatan teluk mesjid kec.sungai apit_siak dilontarkan warga. Hal ini disebabkan balap liar sangat mengganggu kegiatan masyarakat yang setiap hari melewati jembatan penghubung antar kecamatan tersebut.

"Aksi balapan ini sangat mengkhawatirkan dan meresahkan, setidaknya ada beberapa pemuda yang hampir setiap sore balapan dijembatan ini. Sehingga kami yang setiap hari ke ladang/ sawah merasa tidak nyaman. Takut akan terjadi kecelakaan", sebut wak Atan sebagai petani sawah kampung Sungai Tengah tersebut.

Investigasinews.co sempat mengambil photo ketika menyeberangi jembatan itu.

Senada dengan wak Atan, masyarakat yang berjualan di sekitar jembatan yang enggan menyebutkan namanya juga mengatakan bahwa lokasi ini selalu dijadikan tempat pacaran dimalam hari.

"Betul bang, hampir setiap sore ada balapan. Mirisnya lagi, masih kelihatan pelajar/ABG gitu. Sangat disayangkan. Seharusnya mereka sebagai penerus/generasi mereka melakukan kegiatan2 positif, bukan malah meresahkan menjurus kepada kenakalan remaja. Apalagi keadaan jembatan sekarang  sudah gelap dan tidak ada satu lampu pun yang menyala. Beda pada pertamanya jembatan ini diresmikan dulu semua lampu masih menyala, kini panel2 tenaga surya itu sudah dirusaki dan dimaling oleh orang2 yang tidak  bertanggung jawab", ujarnya.

Kekhawatiran masyarakat ini tentunya beralasan. Sebab hal itu akan mengundang perbuatan yang mengarah kepada kemaksiatan dan kriminal.

"Kami berharap kepada BABINKANTIBMAS proaktif untuk melakukan pantauan dan peringatan kepada mereka agar generasi kita nantinya baik sesuai dengan harapan. Tentunya peran orang tua juga perlu untuk menasehati anak2nya",pungkas si pemilik warung yang enggan menyebutkan namanya itu.***Reporter Taufik Hidayat