WASPADA. Rumah Warga Kampung Temusai Disatroni Maling. Honda Beat, Hp dan Uang Jutaan Raib

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

WASPADA. Rumah Warga Kampung Temusai Disatroni Maling. Honda Beat, Hp dan Uang Jutaan Raib

MEDIA DETIL 1
Sabtu, 30 Mei 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
SIAK. Sabtu 30/05/2020. Rumah Suwandi warga RT.01 RW.05 Kampung Temusai, Bungaraya, Kabupaten Siak dibobol maling. Meskipun di dalam rumah ada orang, namun pelaku nekat memasuki rumah dan membawa kabur motor Beat BM 6498 YR, HP android seharga 2juta lebih dan beberapa uang.

Diduga, maling masuk rumah melalui rongga atas pintu dapur, lalu mengacak acak isi dalam rumah dan mengambil barang-barang berharga.

"Tadi malam kami sekeluarga tertidur lelap mas, tak satupun anak, suami yang bangun ketika maling itu masuk rumah. Kami sadar setelah bangun dan menuju dapur. Ternyata kami dapati pintu dapur terbuka. Honda beat hilang, uang dalam dompet dan hp Vivo seharga 2 juta lebih juga hilang", ungkap Ririn kepada INVESTIGASINEWS.CO Sabtu 30/05/2020.

Ririn hanya bisa pasrah dan berharap kapada masyarakat agar bisa membantunya untuk mencari kendaraannya yang hilang.
"Saya berharap motor saya bisa ketemu kembali, karena motor itu yang digunakan setiap hari untuk aktifitas saya aktifitas dan mengantar anak sekolah dll," harapnya.

Ketua RT.01, Supri, juga membenarkan bahwa telah terjadi pembobolan rumah milik warganya tadi malam. Diduga pelaku sudah memahami situasi rumah korban, sehingga pelaku dengan nekatnya memasuki rumah korban walau korban ada didalam rumah itu.

"Saya heran, maling ini sangat luar biasa nekatnya, padahal di dalam rumah ini ada orangnya, kok berani beraninya masuk rumah, apa tidak takut pemilik rumah terbangun dan ketahuan," ungkap ketua RT sambil geleng kepala.

Pak RT juga mengatakan, kejadian ini bukan pertama kalinya dialami warganya. Beberapa bulan yang lalu juga terjadi pembobol rumah warganya yang tak jauh dari rumah korban. Kejadiannya hampir sama, pelaku naik dari atas pelapon rumah  dan mengacak-acak isi dalam kamar dan lemari. Namun pelaku zonk karena rumah yang dimasukinya tak ada barang berharga, melainkan motor yang sudah dikunci stang.

"Ini kedua kalinya mas, dulu rumah Bu Nur juga dibobol maling, padahal pemiliknya ada di rumah depan. Diduga pelakunya sama, karena cara masuk rumahnya dengan cara yang sama yaitu naik melalui plafon," jelasnya.

Sementara, Kapolsek Bungaraya, AKP Amarullah, mengaku belum ada laporan dari pihak korban ke Polsek Bungaraya, jadi belum bisa olah TKP. Ia juga mengharapkan agar korban segera melaporkan kejadian ini kepihaknya, agar segera dilakukan tindakan.

"Kita belum mendapatkan laporan dari korban, kita berharap di tengah-tengah Pandemi Covid-19 masyarakat harus waspada. Hidupkan poskamling, saling menjaga dan waspada, karena musim seperti ini sangat rawan akan pencurian dan lain-lain," imbaunya.***Sugianto

Ket Foto: Warga menunjuk pelapon yang diduga dijadikan tempat masuknya  maling itu.