Terkait COVID 19, Jam Besuk RSUD Beltim Ditiadakan

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Terkait COVID 19, Jam Besuk RSUD Beltim Ditiadakan

Selasa, 24 Maret 2020
INVESTIGASINEWS.CO 
Manggar. Selasa 24/03/2020. RSUD Beltim mengeluarkan kebijakan menghapus jam besuk bagi seluruh pasien. Pasien hanya boleh ditemani atau ditunggui oleh dua keluarga yang sehat.

Kebijakan itu berlaku mulai Kamis 19/03/2020 lalu. Tujuannya untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam peningkatan kewaspadaan COVID 19, yang salah satunya dengan Sosial Distancing.

“Kita meniadakan jam kunjungan atau besuk sampai batas waktu yang akan diinformasikan kemudian. Penunggu maksimal dua orang yang harus dalam keadaan sehat, jika tidak sehat segera melapor ke petugas,” kata Direktur RSUD Cahyo Purnomo kepada Diskominfo Beltim, Sabtu (21/3/20).

Setiap petugas dan pasien yang datang ke RSUD Beltim baik melalui Intalasi Gawat Darurat maupun Poliklinik harus mengisi form assessment awal COVID-19. Petugas keamanan akan berjaga di setiap pintu masuk rumah sakit dan melakukan pengecekan suhu tubuh dengan thermal gun.

“Pengunjung yang terlihat batuk pilek akan diberikan masker. Pengunjung juga akan diedukasi untuk melakukan kebersihan tangan,” ujar Cahyo.

Cahyo mengatakan kebijakan baru pasti akan menjadi pro dan kontra, namun RSUD Beltim akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat baik melalui edukasi lisan oleh petugas, poster di lingkungan RSUD maupun media sosial.
“Budaya kita menjenguk orang sakit memang sudah biasa di kehidupan kita selama ini. Kami juga berupaya terus melakukan edukasi ke masyarakat, mengapa sementara ini ditiadakan jam besuk yaitu salah satunya untuk mengurangi kerumunan orang yang resiko transmisi virus akan menjadi lebih besar. Ini demi kebaikan kita bersama”, kata Cahyo.

Beberapa keluarga pasien ada yang menerima dengan kebijakan tersebut. Lainnya ada yang menolak saat diminta untuk tidak masuk ruangan, namun setelah diberikan penjelasan petugas akhirnya mengerti.***mulyadi.