Kendala Biaya Minim, Pembangunan Embung Air Ini Terhambat

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Kendala Biaya Minim, Pembangunan Embung Air Ini Terhambat

Selasa, 21 Januari 2020

InvestigasiNews.co
Betara. Senin 20/01/2020. Pembangunan embung air untuk kebutuhan air bersih dan peningkatan tempat pariwisata di desa Terjun Gajah Kecamatan Betara Tanjung Jabung Barat, terkendala.

Hal ini terkait terlalu minimnya biaya yang hanya dianggarkan ADD, sekitar Rp. 30.000.000 (tiga puluh juta rupiah) yang di ambil dari Dana Desa tahun 2019 demi kebutuhan pariwisata, air bersih dan kebutuhan air untuk karhutla apabila terjadi kebakaran.

Hal itu disampaikan, Anto Hasibuan, selaku kepala desa, keluhkan minimnya dana yang ada.

"Sudah lima kali ganti alat dan sudah 8 hari kerja pelaksanaannya terkendala biaya yang seharusnya di anggarkan 100 juta lebih", ungkapnya, Senin 20/01/2020.

"Ini tanah hibah dari pak Ibrahim dengan lebar sekiar 50 meter dan panjang 80 meter dan pembuatan embung terdiri dari kolam embung untuk umum dan untuk karhutla guna keadaan darurat apabila terjadi kebakaran lahan dan hutan", jelasnya.

Dengan kendala tentang biaya pak kades ini, terus berusaha agar semua bisa terealisasi dengan benar dan cepat selesai agar bermanfaat bagi masyarakat.

"Bila diikuti anggaranya, saya sudah tidak sanggup melanjutkan pembangunannya, karena terlalu minim biayanya dan semoga bisa di anggarkankan lagi di 2020 agar semua cepat terlaksana", keluhnya dan harapannya.***nurdin