BREAKING NEWS. Pria di Siak Ini Nekat Akhiri Hidupnya, Mengapa?

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

BREAKING NEWS. Pria di Siak Ini Nekat Akhiri Hidupnya, Mengapa?

MEDIA DETIL 1
Kamis, 30 Januari 2020

INVESTIGASINEWS.CO
SIAK. Kamis 30/01/2020. Warga yang bermukim di seputaran TPH (Tempat Penimbangan Hasil) buah kelapa sawit, Kapling Kelompok Rukun Jaya, Blok.K  Kampung Empang Baru, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Riau, hari ini, pagi-pagi mereka dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria paruh baya berusia 51 tahun ditemukan tergantung dengan seutas tali nilon warna hijau.

Dari keterangan Polisi pria itu diketahui bernama Mijan seorang buruh tani warga  RT 04 RW 02 Blok E, Kampung Seminai, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak.

"Pagi tadi sekira pukul 06.30 WIB Saksi No.1 bernama Kasrun berangkat dari rumah menuju kapling kebun kelapa sawit Kelompok Rukun Jaya Blok K dengan mengendarai Sepeda Motor untuk mencari brondolan buah kelapa sawit dan setelah sampai dilokasi Saksi ada melihat seseorang berdiri di bawah TPH ( Tempat Penimbangan Hasil) dan setelah Saksi mendekat ternyata orang tersebut tergantung di TPH dan orang yang tergantung tersebut Saksi mengenalnya bernama Mijan pemilik Kebun kelapa sawit tersebut," ungkap Kapolres Siak melalui keterangan tertulisnya yang dikirimkan oleh Humas Polres Siak, Bripka Dedek Prayoga, kepada Wartawan, Kamis 30/01/2020 siang hari.

Kemudian setelah itu lanjut dia, saksi langsung pulang untuk memberitahu kepada warga dan kepada Bhabinkamtibmas, kemudian Bhabinkamtibmas melaporkan ke Polsek Lubuk Dalam dan tidak berapa lama kemudian Anggota Polsek Lubuk Dalam bersama Tim Medis dari Puskesmas Lubuk Dalam mendatangi TKP dan korban dibawa ke Puskesmas Lubuk Dalam utuk dilakukan Visum Et Repertum.

"Dan menurut keterangan Dokter tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan. Menurut informasi dari abang kandung korban bernama Tuslam dan informasi dari beberapa orang masyarakat setempat bahwa korban melakukan bunuh diri/atau gantung diri disebabkan masalah tekanan ekonomi yang mana korban memiliki banyak hutang sehingga korban tidak dapat mengatasinya," jelasnya.

Diterangkan Bripka Dedek dengan adanya kejadian ini pihaknya pun melakukan tindakan dengan mendatangi TKP dan memasang polce line, kemudian langsung membawa korban ke Puskesmas Lubuk Dalam untuk VER.

"Kemudian membuat surat pernyataan dari pihak keluarga korban untuk tidak dilakukan Otopsi. Dan mengantarkan Jenazah Korban ke rumah Duka", pungkasnya.***ih

Poto : Korban saat akan proses evakuasi oleh pihak kepolisian setempat beserta tim medis.