Fakta. Sadisnya Pembunuhan di Kandis, Memperkosa, Membunuh Lalu Memperkosa Lagi

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

HU-KRIM


Fakta. Sadisnya Pembunuhan di Kandis, Memperkosa, Membunuh Lalu Memperkosa Lagi

Kamis, 22 Agustus 2019

INVESTIGASINEWS.CO
SIAK. Kamis 22/08/2019. Berawal dari fb, chatting lalu mengobrol ngalor ngidul, akhirnya anak dibawah umur gampang sekali tergoda orang tak dikenal. Apalagi pria ini mengaku bernama 'Dilan'. Jangan sembarang percaya bujuk rayu, kalau bertemu ajak orangtua. Kepada orangtua juga tolong ditingkatkan pengawasan anaknya terutama kepada yang perempuan.

Demikian disampaikan Waka Polres Siak, Kompol Abdullah Hariri kepada wartawan, Kamis 22/08/2019 saat press rillis kasus pembunuhan dan perkosaan di Kandis.

Atas perbuatannya itu, pria yang mengaku bernama 'Dilan' alias YG (20th) yang menggunakan nama Facebooknya itu, dikenakan pasal berlapis. Undang-Undang Perlindungan Anak, disangkakan perbuatan memaksa anak melakukan persetubuhan dan juga kekerasan yang menyebabkan anak meninggal dunia.

Juga pencurian dengan kekerasan. Pasalnya, ketika selesai memperkosa membunuh memperkosa, yang bersangkutan mengambil telepon seluler korban dan menjualnya.

"Sekali dilakukan satu menit, karena belum puas tersangka minta lagi, tapi korban DS (14th) menolak," terang Waka Polres Siak.

Ketika menolak diajak berhubungan badan itulah, korban lari dari lokasi rumah gubuk kebun sawit tempatnya berduaan. Namun tersangka memukulnya dengan cangkul pada bagian punggung dan kepala korban masing-masing dua kali.

"Posisi korban dibalikkan dengan posisi telentang kemudian dicekik untuk memastikan korban meninggal. Setelah mati dia lakukan hubungan lagi, korban sudah mati pelaku masih melakukan persetubuhan," ungkap Wakapolres.

YG ketika ditanya langsung oleh awak media yang ikut press rillis, mengakui bahwa dirinya memang memaksa korban melakukan persetubuhan. Tapi dirinya belum puas dan tuntas, namun korban sudah lari sehingga dia pun membunuh lalu memperkosa lagi.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Siak, AKP M. Faizal Ramzani menambahkan, "Awalnya pelaku ini berkenalan dengan korban melalui Facebook. Baru satu pekan berkenalan, Sabtu 17/08/2019, pelaku yang berprofesi sebagai buruh sawit ini mengajak jalan-jalan, lalu mengajak korban ke rumah kebun di Mindal, Kelurahan Simpang Belutu yang menjadi TKP pemerkosaan pembunuhan dan pemerkosaan", ujarnya.***d

Most Popular

Video InvestigasiNews.co

https://www.youtube.com/@investigasinewsredaksi/featured

Video Terpopuler

https://www.youtube.com/@DwiPurwanto-kd4uf

Berita Terkini

BIL Cup 2026 Resmi Bergulir, 33 Klub Sepak Bola se-Lebak Berebut Gelar dan Lahirkan Bibit Atlet Daerah

Foto: Kakanwil Ditjenpas Riau Tinjau Lapas Pasir Pangarayan, Tekankan Disiplin dan Zero HALINAR INVESTIGASINEWS.CO LEBAK – Tur...