Gawat!! Pondasi Bangunan Kantor Pemdes Muara Enim, Terancam Ambruk

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Gawat!! Pondasi Bangunan Kantor Pemdes Muara Enim, Terancam Ambruk

MEDIA DETIL 1
Kamis, 23 Mei 2019


INVESTIGASINEWS.CO
Muara Enim. Pondasi pembangunan kantor Pemdes (Pemerintahan Desa) Kabupaten Muara Enim terancam ambruk. Bangunan yang menelan dana milyaran rupiah itu, kini kondisi bangunanya sangat memprihatinkan. Terpantau, pondasi bangunan yang mengalami keretakan pada bagian lantai pondasi tersebut, ternyata sangat dikuatirkan banyak orang.

Salah seorang aktivis Muara Enim, yakni Junaidi dan Agus yang mengatakan pada awak Media Rabu (22/05/2019), ia mengungkapkan, "Bangunan Aula yang Merangkap Kantor Pemdes yang dibangun pada anggaran sekitar tahun 2016-2017, Kini terlihat pondasi bangunannya mengalami keretakan yang cukup parah", ujarnya.

Diduga pembangunan tersebut tidak berstandar layak dan baru masuk hampir dua tahun kondisi pondasi lantai gedung sudah retak beberapa meter.

"Ini patut dipertanyakan dan juga patut mendapat perbaikan sebelum lebih parah lagi. Apalagi posisi bangunan yang retak itu tepat di belakang gedung yang membelakangi bak persawahan dan tanpa diperkuat apapun. Ini bisa saja ambrol serta berdampak pada kantor bisa saja miring bahkan bisa saja roboh kantor ini," ungkapnya.

Dikatakan lagi," Seharusnya pihak yang dianggap terkait cepat tanggap dan jangan dianggap sepele terkait kondisi bangunan yang rusak itu. Biaya besar tapi bangunan diduga tidak sesuai harapan. Bahkan diduga banyak kekurangan volume", bebernya.

Menanggapi hal tersebut pihak birokrasi Kantor Pemerintahan Desa (Pemdes) Kabupaten Muara Enim tidak bisa memberikan keterangan.

Kepada INVESTIGASINESW.CO, Rabu (22/05/2019), salah seorang pagawai Pemdes, mengatakan, "Pak Kadin Emran lagi Dinas Luar (DL) menghadiri kegiatan di Jakarta dalam menerima bantuan untuk Desa Pinang Belarik dan Desa Karang Raja dari Kementerian Pusat," ujar salah seorang pagawai Pemdes yang namanya tidak mau disebutkan itu.***aji