Diduga Pekerjaan Jalan Setapak Di Desa Tanjung Tiga (SDU) Asal-Asalan

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Diduga Pekerjaan Jalan Setapak Di Desa Tanjung Tiga (SDU) Asal-Asalan

Rabu, 08 Mei 2019


INVESTIGASINEWS.CO
Muara Enim. Pembangunan Dana Desa di Tahap Pertama Tahun 2019, jalan setapak di Desa Tanjung Tiga Kec. Semende Darat Ulu Kab. Muara Enim diduga menyalahi aturan, bahan seharusnya yang digunakan batu koral atau split, ternyata menggunakan batu besar yang dipecah-pecah.

Spek bangunan tersebut adalah, Panjang 504 Meter, Lebar 120 Cm, Tinggi 15 cm.Total biaya Rp 218.037.500.

Rabu 08/05/2019, salah satu warga setempat, sebut saja Polan (nama disamakan-red) sangat menyayangkan atas bangunan tersebut. Ia meminta agar setiap proyek yang ada, selalu diawasi masyarakat..

"Agar proses pengerjaan berjalan dengan maksimal sesuai yang di harapakan masyarakat. Karena Dana Desa adalah milik masyarakat yang dititip ke Pemerintahan Desa untuk membangun sesuai peraturan dan aturan", ujarnya.

Polan meminta jika ada proyek yang kurang maksimal, kepada Pihak PMD Kecamatan, Dinas PMD Kabupaten Muara Enim, Polsek Semendo, sampai kepada Tipikor Polres Muara Enim, Inspektorat, agar mengawasi.

"Kejari Muara Enim beri teguran dan adakan pemeriksaan terhadap proyek tersebut Desa Tanjung Tiga Kec. Semendo Darat Ulu Kab. Muara Enim jika ada kesalahan", tutup Polan.

Sementara, Kepala Desa setempat, Yuhadi, saat diminta keterangan oleh awak media ini, mengatakan, "Batu pecah tersebut itu perintah dari Dinas PMD Kab Muara Enim dan bahan material batu pecah tersebut di beli dari masyarakat langsung", ujar Kades Yuhadi.***aji