BREAKING NEWS. Truk Balak Vs Truk Kontainer. Pengemudi Ini Tewas di TKP

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

BREAKING NEWS. Truk Balak Vs Truk Kontainer. Pengemudi Ini Tewas di TKP

Jumat, 12 April 2019

INVESTIGASINEWS.CO
SIAK (MINAS). Jumat 12/04/2019. Kecelakaan lalu lintas hingga berujung maut terjadi antara Satu Unit Mobil Truck Mitshubisi Trailer bernopol BK 9205 TM bertabrakan dengan Satu Mobil Truck Mitshubisi Tronton Tanpa No pol, di jalan Yos sudarso KM 39 Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, Kamis 11/04/2019 lalu.

Kapolsek Minas Kompol Birma Naipospos ketika di temui oleh Wartawan INVESTIGASINEWS.CO, di ruangan kerjanya guna mengkonfirmasi kejadian tersebut, mengatakan, "Ya benar, ada laka maut semalam sore di km 39 Minas barat," ujar Kapolsek, Jumat 12/04/2019.

Dikatakan Kapolsek laka maut itu bermula ketika Mobil Truck Mitshubisi Trailer bernopol BK 9205 TM dengan membawa kontainer bermuatan Karet, yang dikemudikan oleh OTK (Orang Tak Dikenal-red) dan saat ini masih dalam lidik, datang dari arah Pekanbaru menuju arah Duri dengan kecepatan tinggi dengan mengambil badan jalan sebelah kanan.

"Sesampainya ditempat kejadian pada saat kondisi jalan turunan dan tanjakan dan tikungan kekiri,Mobil Truck Mitshubisi Trailer BK 9205 TM ini, mengambil badan jalan kekanan dari arah kedatangannya," terang Kapolsek.

Lanjutnya, pada saat yang bersamaan datang dari arah duri menuju pekanbaru, Mobil Truck Mitshubisi Tronton tanpa No Pol dengan bermuatan kayu balak, yang dikemudikan oleh  S.Gultom (50th), warga Sawah II naga bosar, Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun, Sumut.

"Karena jarak sudah dekat dan tidak dapat terelakan lagi maka terjadilah kecelakaan lalu lintas dibadan jalan sebelah kanan dari arah Pekanbaru menuju Duri itu," papar Kapolsek Minas.

Lanjutnya, "Jadi begitu bertabrakan, gandengan kontainer ini lepas hingga akhirnya ditabrak ulang dan didorong oleh mobil balak itu, akibatnya pengemudi mobil balak tersebut meninggal di tempat dengan kondisi yang sangat mengenaskan, sebab korban dalam posisi terjepit hingga tubuhnya rusak," ucap Kapolsek.

Dijelaskannya bahwa begitu dia mendapat laporan tentang laka maut itu, dirinya pun langsung menuju TKP.

"Begitu kejadian kita langsung turun ke TKP untuk mengatur lalulintas yang sempat macet panjang karenanya. Untuk jenazah korban, saat ini sudah dijemput oleh pihak keluarganya dari pihak keponakan si korban yang bertempat tinggal di pekanbaru, sebab jasat korban telah hancur akibat laka itu

"Puskesmas Minas menginformasikan kepada kita bahwa pihak puskesmas semalam tidak sanggup untuk menanganinya akibat jasat sudah rusak parah, akhirnya jasat si korban langsung di bawa ke-kamar mayat RSUD pekanbaru malam tadi, dan langsung di serahkan kepada pihak keluarganya," ungkapnya.

Hingga saat ini pihkanya masih berupaya mencari keberadaan pengemudi mobil kontainer itu, sebab kata dia pengemudi kontainer yang saat ini masih berstatus OTK itu, pasca kejadian langusng melarikan diri.

"Supir Kontainer sampai saat ini belum dapat kita ketahui keberadaannya, sebab pasca kejadian supir kontainer itu melarikan diri, dan hingga sampi saat ini masih dalam tahap penyelidikan kita, namun jika kita lihat dari poto copy STNK Mobil Kontainer ini tertera bahwa mobil itu milik PO Rosma, dan saat ini kita telah memerintahkan tim untuk tetap menyelidiki pengemudi dan pemilik mobil kontainer itu," terang Kapolsek lagi.

Barang Bukti (BB) Kejadian laka itu, hingga saat ini semua masih berada di TKP dan sedang dalam upaya oleh pihaknya untuk mengamankannya ke mapolsek Minas.

"Untuk BB saat ini semua masih Di TKP, personil kita di backup oleh Polantas Polres Siak sekitar 15 orang, nanti akan kita upayakan pakai alat berat untuk mengevakuasi kedua mobil tersebut, untuk lalin tadi malam memang sempat macet berjam-jam, tapi pagi ini sudah terpantau lancar kita buat sistem buka tutup, jadi ganti-gantian mobil yang lewat, dari kandis dulu agak 20 mobil, baru setelah itu kita lepas lagi dari Minas ke-kandis agar tidak terjadi macet", yutup Kapolsek Minas.***ih