Terkait Kerusakan Proyek Irigrasi, Usai Tahun Baru Akan Diperbaiki

InvesBoleh diganti atau hapus

InvesBoleh diganti atau hapus

Iklan Semua Halaman | Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px.

HU-KRIM

Terkait Kerusakan Proyek Irigrasi, Usai Tahun Baru Akan Diperbaiki

Rabu, 26 Desember 2018

INVESTIGASINEWS.CO
PALI-SUMSEL. Adanya proyek nasional yang kurang bermanfaat bagi masyarakat Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumsel, menjadi perhatian khusus bagi warga setempat. Karena pembangunan sistem irigasi didua titik di desa tersebut, manfaatanya tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPU BM) PALI, Ir.Etty Murniaty saat dikonfirmasi terkait keluhan masyarakat yang lebih membutuhkan fasilitas umum dibanding bangunan irigasi, mengatakan bahwa program irigrasi tersebut adalah bantuan pusat Kementrian PU.

"Pada intinya, ini adalah program pemerintah pusat, dalam hal ini Kementrian PU, dan dananya juga dari pusat", ujar Kepala Dinas PERKIM, Ir.Etty Murniaty.

Warga setempat, Amin 47 tahun, "Bukannya sistem irigasi itu tidak penting, tapi kan ada yang lebih penting dan ada yang harus didahulukan ketimbang pembangun itu. Lagi pula disini tidak terlalu banyak masyarakat yang bersawah atau yang memerlukan bangunan tersebut. Kami masyarakat Desa Talang Akar juga tidak pernah mengusulkan pembangunan irigasi” kata Amin.

Amin juga mengaku, sebagai masyarakat, tidak tersentuh langsung manfaat dari adanya proyek pembangunan proyek dari Pemerintah pusat ini.

“Apa juga guna membangun irigasi itu, saluran air dari sungai kecil itu saja tidak berfungsi, dan tidak digunakan masyarakat. Selain itu juga irigasi itu hanya menghambat air dari luar atau rawa masuk kedam nya sebab ketinggian pintu air lebih tinggi dari pada genangan air, tidak tembus kemana-mana sehingga airnya bakal menggenang di bawah,” ujarnya.

Joko yang juga masyarakat Desa Talang Akar,  menimpali, "Maunya kami, saat kami berjuang untuk mendapatkan fasilitas umum mulai dari, infrastruktur, sekolah, dan puskesdes yang lebih layak, bukan seperti ini malah buang-buang anggaran untuk bangunan seperti itu", ujar Joko.

Untuk mencari tahu lebih detail atas permasalah bangunan tersebut, maka Tim INVESTIGASINEWS.CO juga mencoba lakukan konfirmasi kepada pihak rekanan yang mengerjakan proyek tersebut.

Andri sebagai penanggungjawab pelaksanaan proyek mengatakan, "kita akan ulang habis tahun baru. Itu kan masih ada masa pemeliharaan, dan kami juga lagi fokus ke gawean/pekerjaan lain dulu, yaitu jalan dan jembatan, terimakasih. Dan memang sesudah tahun baru ini, akan kami cek ulang pekerjaan itu", ujar Andri melalui keterangan tertulisnya.***md